kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45923,88   4,37   0.48%
  • EMAS1.350.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Kinerja Vale Indonesia (INCO) Diprediksi Melandai di 2024, Ini Pemicunya


Rabu, 21 Februari 2024 / 19:49 WIB
Kinerja Vale Indonesia (INCO) Diprediksi Melandai di 2024, Ini Pemicunya
ILUSTRASI. Karyawan mengenakan pakaian khusus saat melakukan pengecekan proses peleburan nikel di smelter milik PT VALE Indonesia di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Jumat (28/7/2023). Kinerja Vale Indonesia (INCO) Diprediksi Melandai di 2024, Ini Pemicunya.


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Noverius Laoli

Dari harga saham, Alif mencermati bahwa dari basis tahun 2020, harga saham INCO telah mengungguli imbal hasil perusahaan sejenisnya, terutama selama tekanan LME pada 2022.

“Yang telah kami lihat selama beberapa bulan terakhir adalah konsolidasi harga saham INCO dalam kaitannya dengan indeks blended peers-nya, yang sebagian besar didorong oleh fundamental nikel yang goyah,” terangnya.

Menurutnya, hal tersebut membuka jalan bagi harga divestasi yang terdiskon 23,3% atau Rp 3.070 per saham terhadap TTM PBV INCO sebesar 0,95 kali, atau 31,3% terhadap median TTM PBV perusahaan tambang nikel sebesar 1,06 kali.

Baca Juga: Proyek Smelter Vale (INCO) Bakal Dievaluasi Pasca Divestasi Saham Rampung

Terlepas dari itu, ia menilai koreksi harga saham INCO kemungkinan terlalu agresif jika dibandingkan dengan harga indeks gabungan perusahaan sejenis.

Hal ini juga tercermin dari TTM EV/EBITDA yang relatif terdiskon, sekitar 3,6 kali dibandingkan rata-rata peers 6 kali dan juga konsensus EV/EBITDA ke depan di 4,8 kali dibandingkan rata-rata peers di 6,7 kali pada 2024.

MNC Sekuritas merekomendasikan hold INCO dengan target harga Rp 3.850.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×