kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.902   32,00   0,18%
  • IDX 5.714   -106,60   -1,83%
  • KOMPAS100 739   -13,26   -1,76%
  • LQ45 563   -9,84   -1,72%
  • ISSI 198   -3,46   -1,72%
  • IDX30 320   -5,35   -1,65%
  • IDXHIDIV20 395   -6,32   -1,57%
  • IDX80 84   -1,54   -1,80%
  • IDXV30 107   -1,22   -1,13%
  • IDXQ30 103   -1,50   -1,43%

Kinerja Vale Indonesia (INCO) anjlok secara tahunan, membaik secara kuartalan


Jumat, 25 Oktober 2019 / 05:14 WIB
ILUSTRASI. Sejumlah articulated dump truck mengangkut material pada pengerukan lapisan atas di pertambangan nikel PT. Vale di Soroako, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Kamis (28/3/2019). PT. Vale membuka lahan baru di kawasan itu seluas 350 hektare untuk meningkatkan j


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Volume produksi kuartal III-2019 tercatat sebesar 19.820 metrik ton. Produksi ini meningkat 12% dibanding kuartal II-2019 sebesar 17.631 metrik ton.

Seiring dengan kenaikan tersebut, INCO juga berhasil menjual nikel dengan volume yang lebih besar. Kenaikan volume penjualannya sebesar 18% menjadi 19.998 metrik ton.

Kenaikan harga nikel dunia beberapa waktu lalu turut membuat kinerja keuangan INCO semakin moncer. "Kami diuntungkan oleh kenaikan harga nikel," ujar CEO & Presiden Direktur INCO Nico Canter, Kamis (24/10).

Baca Juga: Ini Kata Pengamat dan Analis Soal Divestasi Saham INCO

Harga jual rata-rata atau average selling price (ASP) nikel INCO naik 9% secara kuartalan menjadi US$ 10.712 per ton pada kuartal III-2019. Alhasil, INCO berhasil membukukan pendapatan US$ 214,2 juta. Angka ini naik 29% dari sebelumnya US$ 165,82 juta.

Operasional INCO juga lebih efisien selama periode tersebut. Beban pokoknya hanya naik 3% menjadi US$ 170,42 juta. Ini karena harga bahan bakar yang digunakan turun meski volume penggunaannya meningkat.

Alhasil, laba kotor INCO melompat 86% menjadi US$ 43,79 juta pada periode Juli-September. Kenaikan ini membuat INCO mencatat laba bersih US$ 26,34 juta dari sebelumnya rugi US$ 6,02 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×