kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.027.000   167.000   5,84%
  • USD/IDR 16.805   20,00   0,12%
  • IDX 7.923   -406,88   -4,88%
  • KOMPAS100 1.108   -57,53   -4,94%
  • LQ45 806   -27,29   -3,27%
  • ISSI 278   -19,24   -6,46%
  • IDX30 421   -8,88   -2,07%
  • IDXHIDIV20 505   -4,36   -0,85%
  • IDX80 123   -5,79   -4,48%
  • IDXV30 135   -3,57   -2,57%
  • IDXQ30 137   -1,44   -1,04%

Kinerja Portofolio per November 2025, Emas Paling Cuan


Senin, 01 Desember 2025 / 16:21 WIB
Kinerja Portofolio per November 2025, Emas Paling Cuan
ILUSTRASI. Kinerja portofolio investasi sepanjang Januari-November 2025 terbilang positif. Diantara portofolio investasi, cuan emas paling berkilau di tahun ini.


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kinerja portofolio investasi sepanjang Januari-November 2025 terbilang positif. Diantara portofolio investasi, cuan emas paling berkilau di tahun ini.

Berdasarkan data Bloomberg, harga emas spot telah mencetak return 6,47% secara bulanan (MoM) dan 50,08% secara year to date (ytd). 

Kemudian disusul emas Antam yang mencetak return 3,38% secara bulanan (MoM) dan 47,10% secara ytd. 

Baca Juga: Ekspektasi Penurunan Suku Bunga, Begini Proyeksi Harga Emas Hingga Akhir Tahun

Analis Dupoin Futures Indonesia Andy Nugraha mengatakan, sentimen yang mempengaruhi harga emas hingga November antara lain ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global yang mendorong permintaan emas sebagai aset aman (safe haven). Pembelian emas oleh bank sentral dunia yang semakin besar menambah permintaan fisik dan menopang harga.

“Prospek penurunan suku bunga dan real yield yang rendah membuat emas lebih menarik dibanding obligasi,” ujar Andy kepada Kontan, Senin (1/12/2025). 

Andy menambahkan, faktor lainnya adalah pelemahan dolar AS yang membuat harga emas terasa lebih murah bagi negara lain sehingga permintaan naik. Inflasi tinggi dan kekhawatiran penurunan nilai mata uang emas digunakan sebagai aset pelindung nilai.

“Volatilitas pasar saham dan aset berisiko investor mengalihkan dana ke emas saat pasar tidak stabil,” ucap Andy. 

Baca Juga: Harga Emas pada Akhir Pekan Reli ke Level Tertinggi Sebulan Terakhir

Andy memproyeksikan harga emas hingga awal tahun 2026. Dengan skenario dasar (paling mungkin) yakni permintaan kuat dari bank sentral ditambah dengan suku bunga cenderung turun. Dengan skenario tersebut harga emas berpotensi berada pada kisaran US$ 3.800 – US$ 4.300 per troi ons. 

Jika ketegangan global berlanjut, dolar melemah, dan suku bunga turun lebih agresif, harga emas bisa menuju US$ 4.500 – US$ 5.000 per troi ons. Namun Andy juga mengingatkan risiko downside jika suku bunga kembali tinggi atau ketidakpastian mereda, maka kenaikan emas bisa tertahan dan bergerak lebih lambat. 

Sementara Tiffani Safinia, Reseacrh & Development ICDX memproyeksikan harga emas Antam dapat berada di kisaran Rp 2,55 juta – Rp 2,70 juta per gram pada awal tahun 2026.

Baca Juga: Kelangkaan Emas Antam Kian Terasa, Pasokan Terbatas di Tengah Melonjaknya Permintaan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×