Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas spot melonjak melewati US$ 4.220 per ons pada hari Jumat (28/11) ke level tertinggi dalam satu bulan dan berada di jalur untuk kenaikan bulanan keempat berturut-turut.
Seperti dikutip Tradingeconomics, Minggu (30/11), harga emas terangkat karena pasar memperkirakan kemungkinan yang lebih tinggi dari penurunan suku bunga The Fed pada bulan Desember. Pernyataan dovish dari beberapa pejabat The Fed dan rilis data ekonomi yang tertunda menunjukkan pelemahan memperkuat ekspektasi pelonggaran moneter Fed.
Selain itu, Kevin Hassett, yang dipandang sebagai kandidat utama untuk menggantikan Jerome Powell sebagai ketua Fed, juga telah mengisyaratkan dukungan untuk suku bunga yang lebih rendah.
Ini meningkatkan peluang penurunan suku bunga sebesar 25 bps menjadi lebih dari 80% dan mendorong para pedagang untuk memperkirakan sekitar tiga penurunan suku bunga tambahan pada akhir tahun 2026.
Pembelian besar-besaran oleh bank sentral dan arus masuk non-sovereign yang kuat ke dalam ETF telah meningkatkan permintaan yang persisten untuk emas, dan bersama dengan penurunan imbal hasil riil, arus masuk ini menopang apa yang bisa menjadi kinerja tahunan emas terkuat sejak 1979.
Selanjutnya: PLN Kerahkan 500 Petugas Perbaiki 12 Tower Roboh Pulihkan Kelistrikan di Aceh
Menarik Dibaca: Hasil Syed Modi India International 2025, Indonesia Bawa Pulang Juara Ganda Campuran
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













