kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kinerja moncer sejak awal tahun, penghuni Indeks IDXGrowth30 ini layak koleksi


Minggu, 15 Desember 2019 / 19:04 WIB
ILUSTRASI. Penjual kopi keliling melintasi layar pergerakan saham di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (13/12).


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

Oleh karenanya, ia menilai saham GGRM masih menarik untuk dikoleksi oleh investor. Selain itu, Suria juga menaruh pilihan pada ICBP, BBNI, TLKM, BBCA, hingga BBRI.

Di sisi lain, Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai performa IDXGrowth30 yang melesat dibandingkan dengan IHSG karena indeks ini hanya berisi 30 saham-saham pilihan.

Baca Juga: Inilah penghuni indeks baru bursa IDXValue30 dan IDXGrowth30

“Di IDXGrowth30 isinya 30 saham-saham pilihan, sedangkan IHSG isinya 600-san saham,” tutur Herditya.

Secara teknikal, Herditya menilai beberapa saham di IDXGrowth30 masih layak untuk dicermati, yakni TLKM, BBCA, BBNI, dan BBRI.

Adapun rekomendasi untuk saham ini adalah akumulasi beli dengan target harga masing-masing Rp 4.150 – Rp 4.200 per saham untuk TLKM, Rp 4.400 – Rp 4.500 per saham untuk BBRI dan Rp 7.800 – 8.000 per saham untuk BBNI.

Baca Juga: Saham BBTN (Bank BTN) turun 1,33%, ini PER dan PBV terkini (6/8)

Sementara untuk saham BBCA, Herditya merekomendasikan akumulasi beli dengan target harga Rp 32.125 – Rp 32.400 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×