kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Kinerja IDX BUMN20 masih tertekan, saham-saham ini masih menarik untuk dilirik


Jumat, 30 Juli 2021 / 16:21 WIB
ILUSTRASI. Seorang petugas kebersihan melintasi layar digital pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (28/7/2021). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/hp.


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja indeks IDX BUMN20 masih tertekan. Berdasarkan data BEI, kinerja IDX BUMN20 tercatat turun 15,28% sejak awal tahun (ytd).

Head of Investment Research Infovesta Utama, Wawan Hendrayana menilai, IDX BUMN20 juga banyak berisikan bank-bank besar. Di tengah kondisi pandemi ini, ia menilai adanya resiko kenaikan NPL sehingga berpengaruh pada proyeksi penurunan pendapatan sehingga harga sahamnya mengalami penurunan.

Di sisi lain, dengan masuknya dua saham yakni PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) dan saham PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) juga dinilainya belum akan berpengaruh terhadap kinerja indeks. "Sebab secara kapitalisasi tidak terlalu besar sehingga tidak memberikan pengaruh signifikan," ujarnya kepada kontan.co.id, Kamis (29/7).

Baca Juga: BBCA akan stock split dengan rasio 1:5

Direktur Asosiasi Riset dan Investasi Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus berpendapat bahwa turunnya kinerja IDX BUMN20 bukan menandakan saham-saham tersebut tidak menarik. "Mungkin lebih pada belum saatnya dilirik," sebutnya.

Sebab, untuk ke depannya Nico menilai, bagi pelaku pasar dan investor yang memiliki target investasi jangka panjang, kondisi ini menjadi salah satu momen yang tepat untuk melakukan akumulasi beli. 

"Apalagi dalam IDX BUMN20 masih ada banyak saham yang menarik, seperti BMRI, BBTN, BBRI, BBNI, JSMR, TLKM, dan BRIS yang perlahan tapi pasti mulai mengalami kenaikan," terangnya.

Wawan melihat, untuk saat ini katalis yang dapat mengangkat kinerja IDX BUMN20 yakni isu kesehatan. Menurutnya, apabila terjadi penurunan angka penyebaran Covid-19 dan PPKM semakin dilonggarkan akan menjadi pemicu untuk IHSG naik.

Baca Juga: Penjualan mobil hingga harga komoditas buat prospek Astra International (ASII) cerah

"Selama sudah ada ekspektasi yang kuat maka saya yakin investor akan memburu saham-saham ini karena secara valuasi rata-rata murah," ujarnya.

 

Selanjutnya: Saham SMBR dan WSBP keluar, ini emiten penghuni IDX BUMN20 mulai 4 Agustus 2021

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×