kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Pasca Merger, Pendapatan XLSmart (EXCL) Tumbuh Signifikan di Kuartal I-2026


Selasa, 12 Mei 2026 / 15:27 WIB
Pasca Merger, Pendapatan XLSmart (EXCL) Tumbuh Signifikan di Kuartal I-2026
ILUSTRASI. Pendapatan EXCL melesat 37% di kuartal I-2026, tapi rugi bersih Rp 716 miliar.


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) pada kuartal I-2026 masih dibayangi dampak integrasi pasca merger. Meski pendapatan tumbuh signifikan, EXCL masih merugi bersih akibat lonjakan beban operasional. 

Melansir laporan keuangan per 31 Maret 2026, EXCL meraup pendapatan sebesar Rp 11,81 triliun. Ini tumbuh 37,42% secara tahunan atau Year on Year (YoY) dari Rp 8,60 triliun per 31 Maret 2025. 

Rinciannya, pendapatan dari jasa GSM mobile dan jaringan telekomunikasi menyumbang Rp 11,70 triliun. Lalu, segmen managed service dan jasa teknologi informasi mencapai Rp 118,96 miliar. 

Baca Juga: Sempat ke Rp 17.535, Rupiah Ditutup di Level Rp 17.529 Per Dolar AS Hari Ini (12/5)

Meski pendapatan naik tajam, EXCL membukukan rugi bersih Rp 716,27 miliar pada kuartal I-2026. Padahal pada kuartal I-2025, EXCL masih mencetak laba Rp 388,23 miliar.

Hal tersebut disebabkan oleh melonjaknya beban yang ditanggung EXCL hingga Rp 11,71 triliun di kuartal I-2026. Ini melesat 61,72% secara tahunan dari Rp 7,24 triliun di periode yang sama pada 2025. 

Hal tersebut menunjukkan efek integrasi jaringan dan aset pasca merger masih sangat berat di sisi biaya. Walaupun bottom line merugi, tetapi arus kas operasional XLSmart justru membaik.

Kas bersih dari aktivitas operasi mencapai Rp 6,73 triliun, naik dari Rp 4,21 triliun pada kuartal I-2025. Hal ini menunjukkan bahwa bisnis inti telekomunikasi masih menghasilkan cash flow kuat. 

Per 31 Maret 2026, total aset XLSmart mencapai Rp 111,85 triliun. Masih di periode yang sama, total liabilitas dan ekuitas EXCL secara akumulasi mencapai Rp 111,85 triliun. 
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×