kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.650.000   17.000   0,65%
  • USD/IDR 18.085   -45,00   -0,25%
  • IDX 5.894   -18,05   -0,31%
  • KOMPAS100 766   -2,69   -0,35%
  • LQ45 586   -1,80   -0,31%
  • ISSI 203   -0,21   -0,10%
  • IDX30 332   -1,09   -0,33%
  • IDXHIDIV20 411   -0,60   -0,15%
  • IDX80 88   -0,17   -0,19%
  • IDXV30 112   0,55   0,49%
  • IDXQ30 107   -0,55   -0,51%

Kinerja Emiten Kawasan Industri Diproyeksi Positif, Cermati Saham Rekomendasi Analis


Rabu, 22 Oktober 2025 / 19:23 WIB
Kinerja Emiten Kawasan Industri Diproyeksi Positif, Cermati Saham Rekomendasi Analis
ILUSTRASI. Pekerja mengoperasikan alat berat saat menyelesaikan proyek pembagunan Subang Smartpolitan tahap pertama di kawasan Rebana Metropolitan, Subang, Jawa Barat, Selasa (29/3/2022). Kinerja emiten kawasan industri diproyeksikan bakal tersengat positif dari realisasi investasi nasional per kuartal III 2025.


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Noverius Laoli

DMAS dinilai paling defensif dengan landbank besar, stabil, serta menjadi pilihan utama tenant otomotif dan data center. KIJA dinilai punya momentum pemulihan. 

“Sementara, SSIA memiliki prospek besar dari Subang Smartpolitan dengan katalis EV dengan data center bisa mendorong lonjakan penjualan, meskipun lebih volatil,” paparnya.

Sayangnya, Arinda dan Liza belum memberikan rekomendasi untuk emiten properti kawasan industri.

Baca Juga: Strategi Emiten Kawasan Industri Menggali Potensi Investasi pada Semester II-2025

Analis Trimegah Sekuritas Indonesia Alberto Jonas Kusuma dan Kharel Jonas Kusuma melihat, SSIA memiliki cadangan lahan yang besar, sekitar 2.700 hektare di Subang. 

“SSIA juga menjadi penerima manfaat dari pengembangan Pelabuhan Patimban dan ada monetisasi utilitas di masa depan usai penyewa utama mulai beroperasi,” ungkapnya dalam riset tertanggal 7 Oktober 2025.

Namun, SSIA memiliki risiko jika realisasi penjualan tanah lebih rendah dari perkiraan, serah terima tanah lebih lambat dari perkiraan, serta pencapaian kontrak baru lebih rendah dari perkiraan.

Alberto pun merekomendasikan beli untuk SSIA dengan target harga Rp 3.600 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×