kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kicauan Elon Musk ini angkat harga Bitcoin menembus level US$ 40.000


Kamis, 20 Mei 2021 / 18:00 WIB
ILUSTRASI. Tweet terbaru Elon Musk membantu pemulihan harga Bitcoin. KONTAN/Cheppy A. Muchlis.


Sumber: CoinDesk,Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Harga Bitcoin kembali menembus level US$ 40.000 pada Kamis (20/5), setelah jatuh ke posisi US$ 30.000 di Rabu (19/5). Tweet Elon Musk membantu pemulihan aset kripto dengan kapitalisasi terbesar di dunia itu.

Musk pada Rabu men-tweet emoji "berlian dan tangan", yang digunakan di media sosial untuk memberi sinyal bahwa suatu posisi layak untuk dipertahankan.

Satu jam kemudian Musk berkicau: "Kredit untuk master koin kami".

Baca Juga: Bitcoin mengalami hari roller-coaster, terempas ke level US$ 30.000

"Kicauannya benar-benar membantu pemulihan," kata Mike Venuto, Pendiri dan CIO Toroso Investments, yang mengelola aset senilai US$ 7 miliar, kepada Reuters. "Tapi, apakah akan pulih dengan baik? Mungkin tidak".

Bitcoin anjlok sekitar 40% dari rekor tertinggi di US$ 64.895 yang terukir pada 14 April lalu. Pada Rabu, harga Bitcoin mencapai titik terendah dalam lebi dari tiga bulan terakhir US$ 30.066.

Dukungan untuk Bitcoin dari  Cathie Wood

Mengutip CoinDesk, Kamis pukul 17.51 WIB, harga Bitcoin ada di US$ 40.340,25 atau naik 3,55% dibanding posisi 24 jam sebelumnya.

"Penurunan harga Bitcoin yang tajam seharusnya tidak mengejutkan pasar," ujar Gavin Smith, CEO Panxora, kepada Reuters.

Baca Juga: Kata pakar kripto ini, harga Bitcoin bisa mencapai US$ 500.000 meski baru terjungkal




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×