kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.627.000   -1.000   -0,04%
  • USD/IDR 17.887   32,00   0,18%
  • IDX 6.314   -71,16   -1,11%
  • KOMPAS100 826   -8,54   -1,02%
  • LQ45 630   -4,60   -0,73%
  • ISSI 218   -3,94   -1,77%
  • IDX30 350   -3,16   -0,90%
  • IDXHIDIV20 436   -3,40   -0,77%
  • IDX80 94   -0,93   -0,97%
  • IDXV30 119   -1,22   -1,01%
  • IDXQ30 113   -0,96   -0,85%

Khawatir permintaan melemah, harga minyak mentah melorot


Rabu, 23 November 2011 / 12:53 WIB
ILUSTRASI. Vaksin Covid-19 buatan Sinovac yang tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu malam, 6 Desember 2020, langsung dibawa menuju Kantor Pusat Bio Farma di Kota Bandung, Selasa (7/12/2020).


Sumber: Bloomberg | Editor: Rizki Caturini

MELBOURNE. Harga minyak melemah dari harga tertingginya dalam tiga hari terakhir di New York. Ini akibat spekulasi adanya peningkatan cadangan bahan bakar di AS dan pelemahan pertumbuhan ekonomi di Eropa yang akan menurunkan permintaan bahan bakar.

Harga minyak mentah untuk pengiriman Januari 2012 di New York Mercantile Exchange turun US$ 1,62 menjadi US$ 96,39 per barel.
Sebelumnya, harga minyak sempat menyentuh US$ 96,53 per barel. Kemarin (22/11), harga minyak menguat 1,1% ke level US$ 98,01 per barel dan menjadi yang tertinggi sejak 17 November.

Sementara, harga minyak Brent untuk kontrak Januari 2011 melorot US$ 1,40 ke posisi US$ 107,99 per barel di ICE Futures Europe Exchange London.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×