kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Cadangan AS naik, harga minyak mentah mulai melandai


Rabu, 23 November 2011 / 11:30 WIB
ILUSTRASI. Sepeda lipat Pacific 2980 HT DB 20


Reporter: Dyah Megasari, Bloomberg |

SINGAPURA. Harga minyak mentah terkoreksi setelah selama tiga hari perdagangan mencatatkan kenaikan. Minyak mentah untuk pengiriman Januari 2012 tergelincir sebesar US$ 1,0 ke $ 96,99 per barel dalam perdagangan di New York Mercantile Exchange (NYMEX) dan berada di US$ 97,12 pada 10:28 am waktu Singapura.

Harga kontrak minyak mentah kemarin sempat naik 1,1% menjadi US$ 98,01 dan merupakan penutupan tertinggi sejak 17 November. Harga tersebut juga telah naik 19% dari periode yang sama tahun lalu.

Minyak mentah jenis Brent untuk pengiriman Januari turun 72 sen menjadi US$ 108,31 per barel pasar futures ICE Eropa. Kontrak kemarin sempat naik US$ 2,15 atau 2% menjadi US$ 109,03 per barel.

Harga minyak kembali melandai setelah American Petroleum Institute mengumumkan persediaan bahan bakar motor naik 5,42 juta barel pekan lalu. Lambatnya ekonomi AS yaitu hanya tumbuh 2% di kuartal terakhir membuat minyak terkoreksi.

"Resesi Eropa masih akan mempengaruhi harga minyak mentah dunia," tutur Alan Gayle, senior strategist RidgeWorth Capital Management di Richmond.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×