kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.565   12,00   0,07%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Suplai tak berlebih, harga kontrak minyak melorot


Senin, 21 November 2011 / 08:08 WIB
ILUSTRASI. Wisatawan mengunjungi kawasan wisata Pantai Sanur, Denpasar, Bali. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/aww.


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

MELBOURNE. Harga kontrak minyak ditransaksikan mendekati level terendah dalam tujuh hari terakhir di New York. Pada pukul 08.23 waktu Singapura, harga kontrak minyak untuk pengantaran Januari diperdagangkan di posisi US$ 97,56 per barel atau turun 11 sen di New York Mercantile Exchange. Pada 18 November lalu, harga kontrak minyak turun ke level US$ 97,67 per barel, level terendah dalam seminggu terakhir.

Sementara itu, harga kontrak minyak jenis Brent untuk pengantaran Januari turun 0,6% menjadi US$ 107,56 per barel di ICE Futures Europe exchange pada 18 November lalu.

Penurunan harga minyak terjadi setelah Menteri Perminyakan Arab Saudi Ali Al-Naimi mengungkapkan suplai di pasar minyak saat ini masih seimbang dan tidak ada suplai berlebih.

Menurut Al-Naimi di Riyadh kemarin, produksi minyak Arab Saudi mencapai 9,4 juta barel per hari pada Oktober lalu. Angka tersebut sama dengan produksi September.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×