kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.695   109,00   0,62%
  • IDX 6.470   -252,97   -3,76%
  • KOMPAS100 859   -34,67   -3,88%
  • LQ45 638   -20,11   -3,06%
  • ISSI 234   -8,67   -3,57%
  • IDX30 362   -9,19   -2,48%
  • IDXHIDIV20 447   -8,29   -1,82%
  • IDX80 98   -3,68   -3,61%
  • IDXV30 127   -2,61   -2,01%
  • IDXQ30 117   -2,43   -2,04%

Ketegangan perang dagang hantam Wall Street, kekhawatiran ekonomi global meningkat


Jumat, 24 Mei 2019 / 04:37 WIB


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Bursa saham Amerika Serikat (AS) merosot pada perdagangan Kamis (23/5). Didorong aksi jual di tengah kekhawatiran perang dagang AS-China yang meningkat akan menghambat pertumbuhan ekonomi global.

Mengutip Reuters, Dow Jones Industrial Average turun 286,14 poin, atau 1,11% menjadi 25.490,47, S&P 500 kehilangan 34,03 poin, atau 1,19% menjadi 2.822,24 dan Nasdaq Composite turun 122,56 poin, atau 1,58% menjadi 7.628,28.

Sebelumnya, Beijing mengatakan Washington perlu memperbaiki “tindakan salah” yang telah memasukkan Huawei Technology Co Ltd ke dalam daftar hitam pekan lalu. Pernyataan ini turut memicu kekhawatiran di kalangan investor.

Di antara sektor S&P 500, hanya utilitas dan real estate, keduanya dianggap sebagai daerah defensif, mencatatkan keuntungan ketika investor pindah ke aset safe haven seperti Treasuries. Pasar saham memangkas kerugian pada jam terakhir perdagangan, tetapi indeks utama Wall Street semua berakhir turun lebih dari 1%.

"Tampaknya semakin tidak akan ada resolusi jangka pendek untuk perang perdagangan, dan pasar jelas ketakutan akan hal itu," kata Lamar Villere, partner and portfolio manager Villere & Co di New Orleans.

Menambah suasana suram di pasar, data dari IHS Markit menunjukkan manufaktur AS goyah pada Mei, dengan pesanan baru jatuh untuk pertama kalinya sejak Agustus 2009.

"Kita akan melihat penurunan yang lebih dalam sampai ada resolusi tentang apa yang terjadi dengan China," kata Jamie Cox, managing partner Harris Financial Group di Richmond, Virginia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×