kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Ketakutan virus corona membayangi, minyak WTI jatuh 3,15% dan Brent jatuh 2,91%


Kamis, 23 Januari 2020 / 22:32 WIB
ILUSTRASI. FILE PHOTO: Drilling rigs operate at sunset in Midland, Texas, U.S., February 13, 2019. REUTERS/Nick Oxford/File Photo


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak dunia jatuh pada perdagangan Kamis (23/1). Terseret kekhawatiran penyebaran virus corona dari China yang bisa menurunkan permintaan bahan bakar. Jika wabah virus itu menghambat pertumbuhan ekonomi sebagaimana kasus epidemi SARS hampir 20 tahun yang lalu.

Mengutip Bloomberg, pukul 22.07 WIB, minyak West Texas Intermediate (WTI) pengiriman Maret 2020 ke US$ 54,95% atau turun 3,15%. Kontrak minyak WTI turun 2,7% pada Rabu (22/1).

Baca Juga: Karyawannya diduga terjangkit virus corona, ini pernyataan resmi Huawei

Sementara, minyak Brent pengiriman Maret 2020 ke US$ 61,37% ke US$ 61,37% atau turun 2,91%. Minyak Brent jatuh 2,1% pada Rabu.

Asal tahu, dua kota di China yang berada di episentrum wabah virus corona yang telah menewaskan 17 orang dan menginfeksi hampir 600 orang diisolasi hari ini. Saat otoritas kesehatan di seluruh dunia berjuang untuk mencegah penyebaran global.

Potensi pandemi telah membangkitkan ingatan tentang wabah SARS pada tahun 2002-2003. Dimulai dari China yang ujungnya merusak pertumbuhan ekonomi dan menyebabkan penurunan aktivitas perjalanan.

Baca Juga: Minyak dunia melorot ke level terendah 7 pekan, tersengat kecemasan virus Corona




TERBARU

[X]
×