kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.000   -49,00   -0,29%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

Kesepakatan AS-China dan aksi window dressing topang penguatan IHSG, Selasa (17/12)


Selasa, 17 Desember 2019 / 18:09 WIB
ILUSTRASI. Karyawan berdiri di dekat layar pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (13/12/2019).


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Noverius Laoli

Dengan sentimen tersebut, Sukarno memproyeksikan IHSG masih akan melanjutkan penguatan. Dia memprediksi IHSG akan bergerak di level 6.210-6.301.

Sukarno menambahkan besok IHSG berpeluang untuk turun terlebih dahulu sebelum melanjutkan penguatan. Namun, apabila IHSG turun, Sukarno mengatakan itu hanya aksi profit taking sementara.

Baca Juga: Rekomendasi teknikal saham PTBA, AKRA dan SILO pada perdagangan, Selasa (17/12)

"IHSG besok diproyeksikan masih berpeluang melanjutkan penguatan, karena secara teknikal indeks dalam tren naik dan aktivitas window dressing bisa jadi faktor utama," jelas dia.

Esok hari, Sukarno merekomendasikan investor untuk membeli saham-saham perbankan yaitu BBRI, BMRI, BBCA, BBTN dan BBNI. Pasalnya hari ini asing juga mencatatkan net buy pada saham-saham tersebut kecuali BBNI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×