kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kerek kapasitas produksi, Impack Pratama (IMPC) siapkan belanja modal Rp 188 miliar


Kamis, 23 Mei 2019 / 13:41 WIB


Reporter: Harry Muthahhari | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) tahun ini menyiapkan belanja modal sebesar Rp 188 miliar.

Corporate Finance PT Impack Pratama Industri Tbk Chairul Kurniawan merinci dari total belanja modal sebesar Rp 188 miliar, sebesar Rp 140 miliar akan digunakan untuk pembelian tanah dan bangunan. “Kemudian Rp 34 miliar untuk mesin dan peralatan, untuk kendaraan Rp 6 miliar dan peralatan kantor dan pabrik Rp 7 miliar,” katanya Kamis (23/5).

Sumber pendanaannya sebesar 50% bakal berasal dari pinjaman bank dan leasing. Untuk leasing digunakan khusus untuk pembelian kendaraan. Sementara 50% sisanya berasal dari dana internal.

Direktur PT Impack Pratama Industri Tbk Janto Salim mengungkapkan salah satu segmen bisnisnya yakni atap UPVC-Alderon bakal ditingkatkan kapasitas produksinya. Untuk meningkatkan kapasitas produksi, IMPC berencana menambah empat mesin baru.

Janto menjelaskan, perkembangan produk UPVC-Alderon sangat pesat dan bakal yang paling bertumbuh signifikan tahun ini. Kendati volumenya belum sebesar produk utamanya yakni polycarbonate, Alderon sudah masuk ke proyek besar di antaranya untuk kandang sapi milik perusahaan yoghurt Cimory, seluas 8.000 meter persegi dan Stadion Cilegon-Banten seluas 3.500 meter persegi. 

“Di tahun 2018, pertumbuhan penjualan produk Alderon di sektor ritel tumbuh 52% dan sektor proyek 49%,” terang Janto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×