kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Keraguan BOE menyeret poundsterling di depan euro


Minggu, 29 November 2015 / 20:47 WIB
Keraguan BOE menyeret poundsterling di depan euro


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Semakin berkurangnya prospek kenaikan suku bunga Inggris menghalangi laju pergerakan mata uang poundsterling. Akhirnya GBP tersungkur di hadapan mata uang Euro

Mengutip Bloomberg, Jumat (27/11) pasangan EUR/GBP naik 0,29% ke level 0,70464.

Data prediksi kedua dari pertumbuhan ekonomi (PDB) Inggris kuartal III-2015 tetap berada di level 0,5%. Sementara data investasi bisnis kuartal III-2015 naik menjadi 2,2% dari kuartal sebelumnya 1,6% dan di atas proyeksi sebesar 1,5%.

Gema Goeryadi, Analis dan Direktur PT Astronacci International Futures mengatakan, GDP Inggris dari tahun ke tahun berekspansi sebanyak 2,3% dalam tiga bulan hingga September 2015. Di samping itu, data belanja rumah tanggal juga naik 0,8% dibandingkan kuartal sebelumnya. Namun, Gubernur Bank Sentral Inggris (BOE) Mark Carney mengatakan bahwa dirinya belum mengetahui kapan Inggris akan mulai menaikkan suku bunga.

“Pernyataan Carney terkesan lebih ragu-ragu daripada pernyataan sebelumnya,” ujar Gema.

Hal tersebut membuat GBP gagal mengungguli Euro. Padahal Bank Sentral Eropa (ECB) diprediksi akan memangkas suku bunga dalam rapat yang diselenggarakan bulan Desember. Salah satu opsi yang kini sedang dipertimbangkan ECB yakni pembebanan biaya secara two – tier (bertingkat dua) pada bank yang ingin tetap menyimpan uangnya dengan ECB.

Di saat ada potensi penurunan suku bunga ECB, pergerakan Euro terangkat oleh data inflasi Spanyol bulan Oktober yang naik menjadi minus 0,3% dari sebelumnya minus 0,7% dan berada di atas proyeksi sebesar minus 0,5%. Gema memprediksi melemahnya EUR/GBP akan berlanjuut di awal pekan depan.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×