kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.122   90,08   1,12%
  • KOMPAS100 1.144   12,39   1,09%
  • LQ45 829   7,62   0,93%
  • ISSI 288   4,10   1,44%
  • IDX30 431   4,19   0,98%
  • IDXHIDIV20 518   4,93   0,96%
  • IDX80 128   1,44   1,14%
  • IDXV30 141   2,01   1,44%
  • IDXQ30 140   1,32   0,95%

Kendali harga batubara masih ada di tangan China


Senin, 15 Juni 2020 / 18:57 WIB
Kendali harga batubara masih ada di tangan China
ILUSTRASI. FILE PHOTO: Dump trucks haul coal and sediment at the Black Butte coal mine outside Rock Springs, Wyoming, U.S. April 4, 2017. REUTERS/Jim Urquhart/File Photo


Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: Tendi Mahadi

Wahyu menekankan bagaimanapun China jadi pemakai sekaligus pengguna utama coal di dunia. Untuk itu, sentimen batubara lebih baik dibandingkan konflik kepentingan, Saudi, Rusia dan AS yang mempengaruhi pergerakan harga minyak dunia.

Ke depan, Wahyu menilai sentimen harga komoditas masih sangat bergantung pada solusi virus dan dampaknya terhadap resesi global. Syaratnya, ekonomi harus pulih pasca pandemi, maka saat itu harga komoditas termasuk batubara diharapkan bisa kembali pulih.

Baca Juga: Kontrak tambang tiga emiten batubara segera berakhir, mana yang paling prospektif?

Di samping itu, harga batubara masih cukup rentan terhadap prospek pertumbuhan ekonomi yang dipacu tumbuh, namun rentan anjlok begitu kepanikan pasar meningkat. Namun, peluang untuk harga batubara rebound lebih besar ke depan, meskipun cukup terbatas.

"Setidaknya lower consolidation jadi gerakan wajar, dengan potensi rebound cukup besar namun terbatas. Rekomendasi buy on weakness saat harga bergerak di bawah US$ 50 per ton, dan sell on strength saat di atas US$ 60 per ton," ujarnya.

Selanjutnya, untuk jangka panjang harga diperkirakan bergerak pada rentang US$ 40-US$ 120 per  ton, proyeksi untuk konsolidasi tahunan di rentang US$ 50-US$ 60 per ton, dan jangka menengah pada rentang US$ 50-US$ 70 per  ton.

Baca Juga: Produksi China diprediksi turun, simak rekomendasi analis untuk saham batubara

"Untuk mingguan diperkirakan ada di rentang US$ 50 per ton hingga US$ 60 per ton, sedangkan harian di rentang US$ 50-US$ 56 per ton," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×