kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kenaikan produksi memicu harga CPO rontok


Kamis, 12 April 2018 / 17:08 WIB
ILUSTRASI. Kelapa Sawit


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) rontok sejak awal pekan ini. Kekhawatiran akan terjadinya peningkatan produksi dalam beberapa bulan mendatang, membebani pergerakan harga CPO.

Mengutip Bloomberg, Kamis (12/4) pukul 15.00 WIB, harga CPO kontrak pengiriman Juni 2018 di Malaysia Derivatives Exchange turun 0,86% ke level RM 2.410 per metrik ton. Jika dikonversi menggunakan mata uang dollar AS, pelemahan harga CPO mencapai 0,93% ke level US$ 622,05 per metrik ton.

"Meningkatnya produksi CPO, membebani harga," ujar salah seorang pedagang di Kuala Lumpur seperti dilansir Reuters, Kamis (12/4).

Selama bulan April, sentimen yang membayangi pergerakan harga CPO dinilai cukup bearish. Awal pekan ini, Malaysia Palm Oil Board merilis adanya peningkatan produksi minyak sawit mentah Malaysia bulan Maret sekitar 17,2% menjadi 1,57 juta ton. Diperkirakan persediaan pada akhir Maret akan turun 8,6% dari bulan Februari menjadi 2,27 juta ton.

Pada kuartal II secara musiman, produksi CPO memang biasanya meningkat. Thomas Mielke, analis Oil World memperkirakan kenaikan produksi tersebut bisa menekan harga minyak sawit pada Juli-Agustus sekitar US$ 40-US$ 50 per metrik ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×