kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.669.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Kenaikan produksi memicu harga CPO rontok


Kamis, 12 April 2018 / 17:08 WIB
Kenaikan produksi memicu harga CPO rontok
ILUSTRASI. Kelapa Sawit


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) rontok sejak awal pekan ini. Kekhawatiran akan terjadinya peningkatan produksi dalam beberapa bulan mendatang, membebani pergerakan harga CPO.

Mengutip Bloomberg, Kamis (12/4) pukul 15.00 WIB, harga CPO kontrak pengiriman Juni 2018 di Malaysia Derivatives Exchange turun 0,86% ke level RM 2.410 per metrik ton. Jika dikonversi menggunakan mata uang dollar AS, pelemahan harga CPO mencapai 0,93% ke level US$ 622,05 per metrik ton.

"Meningkatnya produksi CPO, membebani harga," ujar salah seorang pedagang di Kuala Lumpur seperti dilansir Reuters, Kamis (12/4).

Selama bulan April, sentimen yang membayangi pergerakan harga CPO dinilai cukup bearish. Awal pekan ini, Malaysia Palm Oil Board merilis adanya peningkatan produksi minyak sawit mentah Malaysia bulan Maret sekitar 17,2% menjadi 1,57 juta ton. Diperkirakan persediaan pada akhir Maret akan turun 8,6% dari bulan Februari menjadi 2,27 juta ton.

Pada kuartal II secara musiman, produksi CPO memang biasanya meningkat. Thomas Mielke, analis Oil World memperkirakan kenaikan produksi tersebut bisa menekan harga minyak sawit pada Juli-Agustus sekitar US$ 40-US$ 50 per metrik ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×