kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.350.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Kenaikan IHSG Diprediksi Berlanjut pada Jumat (9/6), Saham-Saham Ini Layak Dilirik


Jumat, 09 Juni 2023 / 05:00 WIB
Kenaikan IHSG Diprediksi Berlanjut pada Jumat (9/6), Saham-Saham Ini Layak Dilirik


Reporter: Aurelia Felicia | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat pada perdagangan, Kamis (8/6). IHSG naik 0,70% atau 46,575 poin ke level 6.666,330. 

Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Rio Febrian menyebut penguatan IHSG hari ini masih akan berlanjut hingga esok Jumat (9/6).

Secara teknikal, IHSG terindikasi membentuk bottom di kisaran 6.600 dan morning star doji. Stochastic RSI mulai berbalik naik dari oversold area sehingga IHSG berpotensi lanjutkan rebound ke resistance di level 6.700 - 6.730 pada Jumat (9/6).

Rio menilai penguatan IHSG besok dipengaruhi oleh sentimen positif dari dalam dan luar negeri. Sentimen luar negeri berasal dari keputusan 6 bank BUMN Tiongkok yang memangkas deposit rates pada Kamis (8/6). 

Baca Juga: IHSG Ditutup Menguat 0,70% ke 6.666, Kamis (8/6), ARTO, GOTO, HRUM Top Gainers LQ45

“Hal ini berpotensi mendorong bank sentral Tiongkok untuk turut memangkas suku bunga acuan,” kata Rio.

Kebijakan ekspansif tersebut membangun ekspektasi pemulihan aktivitas ekonomi di Tiongkok. Sementara dari dalam negeri, World Bank merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2023 dari 4,8% YoY menjadi 4,9% YoY. 

Rio mencermati jika momentum positif, terutama di sisi konsumsi rumah tangga bisa dijaga, Indonesia masih berpeluang mencatatkan pertumbuhan ekonomi di atas 5% secara YoY pada 2023.

Dengan itu, proyeksinya IHSG Jumat (9/6) akan bergerak pada support di level 6.600 dan resistance di level 6.730.

Sepakat dengan Rio, Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan dengan support di level 6.629 dan resistance di level 6.677.

“Untuk sentimen, pelaku pasar masih wait and see akan FOMC Meeting perihal FFR dan rilis data ekonomi AS yang nampaknya masih tertekan akibat inflasinya,” jelas Herditya.

Baca Juga: IHSG Berpotensi Melaju Ditopang Dana Asing, Cermati Rekomendasi Analis

Di sisi lain, Head of Research Jasa Utama Capital Sekuritas Cheril Tanuwijaya menyebut penguatan bursa domestik hari ini ditopang oleh rebound nya saham techno dan sektor energi yang oversold

Cermatannya, bursa saham domestik berhasil rebound di tengah ketidakpastian sentimen global karena pelaku pasar menantikan data inflasi bulan Mei AS yang akan rilis Selasa depan (13/6). 

Selain itu, FOMC The Fed juga akan diumumkan pada Kamis (15/6) yang kemungkinan besar akan menahan suku bunga di level 5,25%.




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×