kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Kena Imbas Inflasi CDS Indonesia Naik


Kamis, 05 Agustus 2010 / 21:57 WIB


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Angka potensi gagal bayar surat utang alias credit default swap (CDS) kembali merangkak naik setelah Indonesia mengumumkan kalau inflasi mereka naik cukup tajam. Sampai dengan tanggal 4 Agustus kemarin, CDS Indonesia dengan tenor 5 tahun sudah berada di level 153. Angka ini naik 6,38% dari dua hari yang lalu. Padahal di tanggal 2 Agustus lalu, CDS Indonesia masih berada di level 143,82.

Menurut Budi Susanto, Head Debt Of Research Danareksa Sekuritas ini adalah siklus yang cukup wajar. Apalagi dengan adanya berita tentang inflasi yang naik. "Sehingga wajar saja kalau sedikit naik," ungkapnya.

Nah ke depannya, Budi masih yakin kalau CDS Indonesia masih bisa turun bahkan ke level 120. Maklum dengan kondisi dana asing yang masih masuk. Budi yakin kalau CDS akan kembali ke level bawah.

Apalagi dengan potensi naiknya rating Indonesia. "Setelah Japan Credit Rating Agency Ltd menaikkan rating menjadi investment grade saya rasa akan ada beberapa lembaga rating yang akan menaikkan rating kita," ujar Budi. Meski peningkatan rating ini tidak dalam waktu dekat. Budi yakin tahun depan, Indonesia sudah bisa menyandang investment grade.

"Lembaga rating akan melihat bagaimana cara Indonesia mengatasi inflasi yang naik di akhir tahun untuk kemudian menaikkan rating," pungkas Budi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×