kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.993   80,00   0,45%
  • IDX 5.673   29,59   0,52%
  • KOMPAS100 732   3,90   0,54%
  • LQ45 556   3,18   0,57%
  • ISSI 197   0,68   0,35%
  • IDX30 316   1,67   0,53%
  • IDXHIDIV20 390   1,07   0,28%
  • IDX80 83   0,37   0,45%
  • IDXV30 106   -0,27   -0,25%
  • IDXQ30 102   0,52   0,51%

Kemenkop-UKM dorong 7 koperasi potensial IPO


Senin, 18 Desember 2017 / 12:50 WIB


Reporter: Dede Suprayitno | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Koperasi dan UKM mendorong koperasi maupun anak usahanya untuk bisa melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui initial public offering (IPO). Hal ini telah dimulai dengan melantainya anak usaha Kospin Jasa di pasar modal.

Menteri Koperasi dan UKM, AAGN Puspayoga menyatakan melantainya anak usaha Kospin Jasa, PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk (JMAS), merupakan langkah awal untuk mengantarkan koperasi lainnya.

"Dari dulu saya dorong, hari ini baru Kospin Jasa. Tahun depan, kami dorong untuk masuk IPO lagi tapi saya gak bisa prediksi," kata kata Puspayoga di BEI, Jakarta, Senin (18/12).

Meski demikian, Puspayoga menyatakan sedang menyiapkan tujuh perusahaan koperasi. Sayangnya dia belum bisa menyebutkan perusahaan mana saja. Tujuh perusahaan tersebut dinilai memiliki potensi. "Kami menyiapkan koperasi yang sehat dan manajemennya bagus," lanjutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×