kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.537.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

Kekhawatiran masih menyelimuti pergerakan rupiah


Minggu, 05 April 2020 / 17:32 WIB
ILUSTRASI. Petugas menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Kamis (2/4/2020). Kekhawtairan masih menyelimuti pergerakan rupiah. ANTARA FOTO/Reno Esnir/foc.


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Proses Perppu corona yang akan lanjut dibahas oleh DPR untuk disahkan menjadi undang-undang menjadi katalis positif bagi pergerakan rupiah. 

Mengutip Bloomberg, Jumat (5/4), rupiah menguat 0,39% ke Rp 16.430 per dollar AS. Kompak, kurs tengah Bank Indonesia (BI) juga mencatat rupiah menguat 1,65% ke Rp 16.464 per dollar AS. 

Baca Juga: IHSG pekan depan diprediksi terseret kasus virus corona dan pelemahan rupiah

Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan pelaku pasar merespon positif langkah pemerintah dalam menanggulangi pandemi korona. Dampaknya, pergerakan rupiah bisa menguat. 

Sementara, Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan adanya net inflow di pasar obligasi dan positifnya pasar saham membantu penguatan rupiah di akhir pekan ini. 

Hasil data perubahan jumlah tenaga kerja di luar bidang pertanian atawa Non Farm Employment Change AS di Maret yang menurun jadi 701.000 dari data sebelumnya di 275.000 juga menekan dollar AS dan memberi kesempatan rupiah untuk menguat. 

Selain itu, AS juga melaporkan data pengangguran naik 4,4%.  "Stimulus Perppu corona dan data AS yang menurun, menyokong rupiah," kata Josua, Jumat (3/4). 

Baca Juga: Rupiah Bakal Lebih Stabil Bila Penanganan Corona Lebih Baik

Namun, Ariston mengatakan data AS yang berada di bawah ekspektasi pelaku pasar bisa menjadi sentimen negatif untuk aset berisiko seperti rupiah.  

Perdagangan rupiah Senin (6/4), Josua proyeksikan berada di Rp 16.300 per dollar AS hingga Rp 16.600 per dollar AS. Sementara, Ariston memproyeksikan rupiah bergerak di Rp 16.350 per dollar AS hingga Rp 16.575 per dollar AS. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×