kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 17.911   -17,00   -0,09%
  • IDX 6.193   74,07   1,21%
  • KOMPAS100 796   7,84   0,99%
  • LQ45 608   4,93   0,82%
  • ISSI 217   4,59   2,15%
  • IDX30 337   1,37   0,41%
  • IDXHIDIV20 431   1,76   0,41%
  • IDX80 91   0,94   1,05%
  • IDXV30 118   1,35   1,16%
  • IDXQ30 110   0,20   0,18%

Kekhawatiran gelombang kedua Covid-19 menekan IHSG, apa saran analis?


Selasa, 12 Mei 2020 / 22:22 WIB
ILUSTRASI. Pekerja mengambil gambar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dengan ponselnya di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (11/5/2020). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menyusut 50,37 poin atau 1,09% ke level 4.588,73 pada Selasa (12/5). ANTARA FO


Reporter: | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menyusut 50,37 poin atau 1,09% ke level 4.588,73 pada Selasa (12/5). Dari 10 indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia (BEI), tujuh di antaranya merosot pada hari ini.

Indeks keuangan mengalami penurunan terdalam 2,33%, kemudian sektor pertanian menyusut 2,10, infrastruktur 1,80%, aneka industri 1,80%, tambang 1,32%, konstruksi 0,60%, dan perdagangan terkoreksi 0,54%.

Baca Juga: Indofood CBP (ICBP) dikabarkan bidik dana jumbo, simak rekomendasi analis

Investor asing mencatat net sell atau penjualan bersih Rp 1,04 triliun di seluruh pasar. Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 457,27 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 175,73 miliar, serta PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 139,39 miliar.

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, penurunan IHSG pada hari ini lantaran ada kekhawatiran pasar atas pelonggaran pembatasan sosial di beberapa negara dapat mengakibatkan gelombang kedua Covid-19. "Ini menjadi sentimen negatif untuk pasar saham," ujarnya, Selasa (12/5).

Sementara untuk sektor keuangan yang mengalami penurunan terdalam, Hans menilai, salah satu sebabnya datang dari Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang memaparkan bahwa status stabilitas sistem keuangan pada kuartal pertama tahun ini menjadi waspada.

Selanjutnya, publikasi soal ikhtisar hasil pemeriksaan semester oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang memberikan catatan pengawasan Otoritas Jasa Keuangan kepada tujuh bank secara individual tidak sepenuhnya sesuai ketentuan juga jadi sentimen negatif.

Baca Juga: IHSG besok diprediksi lanjutkan pelemahan, investor bisa mencermati saham-saham ini

"Ini membuat investor jadi takut dengan sistem keuangan kita, dalam periode saat ini seharusnya lebih berhati-hati," tambahnya.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×