kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Kecemasan akan suplai kedelai membuat harga CPO menanjak


Selasa, 24 Mei 2011 / 15:38 WIB
ILUSTRASI. U.S. Marines raise the American flag atop Mount Suribachi on Iwo Jima, 1945. Courtesy U.S. National Archives/U.S. Marine Corps Photograph/Private Bob Campbell/Handout via REUTERS ATTENTION EDITORS - THIS IMAGE HAS BEEN SUPPLIED BY A THIRD PARTY PLEASE SEA


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KUALA LUMPUR. Kontrak harga crude palm oil (CPO) hari ini menanjak. Siang tadi, kontrak harga CPO untuk pengantaran Agustus naik 1% menjadi 3.388 ringgit atau US$ 1.109 per metrik ton di Malaysia Derivatives Exchange. Pada pukul 15.55, kontrak yang sama berada di posisi 3.377 ringgit.

Jika dihitung, dalam kurun waktu setahun terakhir, harga CPO sudah naik sebesar 36%. Menurut Arhnue Tan, senior investment analyst ECM Libra Investment Bank Bhd, melonjaknya harga CPO karena ada risiko mengangkut suplai kedelai di AS seiring perlambatan proses penanaman. Memang, penanaman kedelai di AS tahun ini terganggu akibat cuaca buruk.

Asal tahu saja, CPO dan minyak kedelai merupakan barang pengganti pada makanan dan bahan bakar.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×