kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.315.000 0,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

KAEF dan PTBA Kerja Sama Pengadaan Apotek dan Klinik, Cek Rekomendasi Sahamnya


Jumat, 10 November 2023 / 17:15 WIB
KAEF dan PTBA Kerja Sama Pengadaan Apotek dan Klinik, Cek Rekomendasi Sahamnya
ILUSTRASI. Pelaksanaan tes usap di apotek Kimia Farma. (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dan PT Kimia Farma Tbk (KAEF) melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk menjajaki kerja sama di bidang farmasi dan layanan kesehatan.

Penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan oleh Direktur PTBA Arsal Ismail dan Direktur Utama KAEF David Utama pada Kamis (9/11).

PTBA melalui PT Bukit Multi Investasi (BMI) memiliki afiliasi yang bergerak di bidang layanan kesehatan, yaitu PT Bukit Asam Medika selaku pengelola rumah sakit dan apotek di wilayah operasional PTBA.

Sedangkan KAEF yang bergerak di bidang healthcare terintegrasi dari hulu ke hilir meliputi manufaktur farmasi, distributor produk kesehatan, apotek, klinik kesehatan, hingga laboratorium medis.

Baca Juga: Kimia Farma (KAEF) dan Bukit Asam (PTBA) Jajaki Kerjasama Farmasi, Ini Kata Analis

Direktur Utama Kiwoom Sekuritas Indonesia Chang-kun Shin mengatakan, kerjasama ini bisa berpotensi meningkatkan penjualan dari KAEF serta memperluas pasar untuk KAEF. 

Hingga kuartal III-2023, KAEF membukukan pendapatan sebesar Rp 7,72 triliun, angka ini meningkat sebanyak 8,15%. Rugi bersih KAEF tercatat turun 29,25% year on year (YoY) menjadi Rp 130,27 miliar dari tahun sebelumnya sebesar Rp 184,14 miliar meskipun di sisi lain terdapat peningkatan tingkat suku bunga.

"Untuk menurunkan rugi bersih, harus melihat bagaimana KAEF bisa efisiensi dalam bebannya, terutama pada bban keuangan yang membuat KAEF merugi," kata Shin kepada Kontan.co.id, Jumat (10/11).

Kerjasama ini juga dinilai memiliki prospek yang positif dan berpotensi meningkatkan penjualan KAEF serta perluasan pasar dari KAEF.

Penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan oleh Direktur PTBA Arsal Ismail dan Direktur Utama KAEF David Utama pada Kamis (9/11).

Arsal mengungkapkan, potensi sinergi yang dijajaki meliputi kerja sama terkait instalasi dan distribusi farmasi serta kerja sama terkait apotek dan klinik. Di samping itu, kedua belah pihak juga menyepakai adanya potensi kerja sama terkait alat kesehatan dan laboratorium.

“Dalam rangka sinergi BUMN, PTBA dan KAEF menjajaki beberapa potensi kerja sama pada bidang farmasi dan layanan kesehatan. Harapannya, kerja sama ini dapat saling menguntungkan,” ungkap Arsal, dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, pada Kamis (9/11).

Baca Juga: Samuel Sekuritas Rekomendasikan Buy Saham HEAL dan SILO, Simak Penjelasannya

Pada kesempatan yang sama, David menambahkan, pihaknya berharap kolaborasi ini akan meningkatkan kualitas dan akses layanan kesehatan pada masyarakat melalui resource yang dimiliki, baik oleh KAEF maupun PTBA.

Shin merekomendasikan trading buy pada saham KAEF dengan target harga Rp 790-Rp 815 dan support Rp 750- Rp 745.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet Using Psychology-Based Sales Tactic to Increase Omzet

[X]
×