kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

JSMR masih menyisakan dana IPO Rp 1,42 triliun


Senin, 13 Januari 2014 / 17:03 WIB
Sejumlah tenaga kesehatan memeriksa kesehatan sebelum menerima vaksin Booster dosis kedua di Rumah Sakit Umum Daerah Matraman, Jakarta, Jumat (5/8/2022). KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) telah melakukan penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) 3 tahun lalu.

Dari perhelatan itu, JMSR berhasil memperoleh dana segar Rp 3,36 triliun. Namun pada posisi 31 Desember 2013 lalu, dana IPO itu ternyata masih tersisa sebesar 42,2% atau Rp 1,42 triliun.

Dari hasil dana IPO tersebut, JSMR baru menyerapnya sebesar 57,73% atau terserap sebesar Rp 1,94 triliun.

Rinciannya, yaitu 92,26% atau Rp 1,79 triliun digunakan untuk ekspansi. Kemudian, Rp 150 miliar sisanya digunakan untuk refinancing utang.

Berdasarkan rencana awal, JSMR akan menggunakan 94% dari total raihan dana IPO atau Rp 3,16 triliun sebagai ekspansi. Selanjutnya, 4,74% atau Rp 150 miliar untuk refinancing utang. Terakhir, sekitar 1,6% atau Rp 52,65 miliar akan dipakai sebagai modal kerja.

Emiten pembangun jalan tol ini mulai melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 1 November 2007. Kala itu, JSMR melepas 2,04 miliar lembar saham dengan harga Rp 1.700 per lembarnya.

Hari ini, saham JSMR tutup di harga 4.950. Angka tersebut 3,23% dibanding hari sebelumya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×