kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

JP Morgan Angkat Bicara Terkait Kehadiran Danantara


Sabtu, 22 Februari 2025 / 13:47 WIB
JP Morgan Angkat Bicara Terkait Kehadiran Danantara
ILUSTRASI. JP Morgan Indonesia menilai kehadiran BPI Danantara dapat menjadi katalis positif bagi pasar modal, asalkan dapat direalisasikan dengan baik.


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. JP Morgan Indonesia menilai bahwa kehadiran Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dapat menjadi katalis positif bagi pasar modal, asalkan dapat direalisasikan dengan baik.

Executive Director JP Morgan Indonesia, Henry Wibowo, menjelaskan bahwa jika Danantara dikelola dengan baik oleh tim yang kompeten, maka entitas ini berpotensi meningkatkan nilai ekonomi Indonesia.

"Danantara dapat menjadi katalis positif dalam waktu dekat jika mampu memanfaatkan dana secara optimal untuk mendukung belanja pemerintah yang produktif," ujarnya pada Kamis (20/2).

Baca Juga: Begini Hitungan JP Morgan terkait Dampak Pelemahan Rupiah ke Pasar Modal

Dengan aset yang mencapai US$ 900 miliar, Danantara memiliki potensi besar dalam pengelolaan dana investasi, dengan estimasi pengelolaan sekitar US$ 100 miliar.

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, memproyeksikan bahwa Danantara dapat memperoleh keuntungan atau pendanaan dengan mudah di kisaran US$ 20 miliar hingga US$ 25 miliar.

Henry menambahkan bahwa jika sekitar US$ 1 miliar hingga US$ 3 miliar dari dana tersebut digunakan untuk mendorong pasar modal, maka dampaknya akan positif.

"Bayangkan jika tambahan dana sebesar US$ 1 miliar hingga US$ 3 miliar digunakan untuk mendukung pasar modal, baik di ekuitas maupun obligasi," kata Henry.

Baca Juga: Ini Kata JP Morgan Soal Kehadiran Danantara

Ia juga menekankan bahwa tanpa kehadiran Danantara sekalipun, pasar modal Indonesia tetap menarik. Faktor seperti valuasi yang atraktif serta dukungan kebijakan pemerintah yang mendorong konsumsi tetap menjadi daya tarik utama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×