kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.564   1,00   0,01%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Begini Hitungan JP Morgan terkait Dampak Pelemahan Rupiah ke Pasar Modal


Jumat, 21 Februari 2025 / 15:39 WIB
Begini Hitungan JP Morgan terkait Dampak Pelemahan Rupiah ke Pasar Modal
ILUSTRASI. JP Morgan mencermati setiap rupiah mengalami pelemahan dampaknya akan cenderung negatif terhadap kinerja emiten yang ada di BEI. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/foc.


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. JP Morgan mencermati setiap rupiah mengalami pelemahan dampaknya akan cenderung negatif terhadap kinerja emiten yang ada di Bursa Efek Indonesia (BEI). 

Executive Director JP Morgan Indonesia Henry Wibowo menjelaskan pasar modal Tanah Air sangat terpengaruh oleh dinamika yang terjadi secara global, termasuk pergerakan nilai tukar rupiah. 

"Jadi apa yang terjadi dari Trump 2.0 atau apa yang terjadi dari Tariff War, itu dampak utamanya terhadap Indonesia adalah imbasnya terhadap rupiah," katanya, Kamis (20/2). 

Berdasarkan sensitivity analysis terhadap pasar ekuitas yang dilakukan JP Morgan, ditemukan bahwa setiap 1% pelemahan rupiah akan berdampak pada 0,5% terhadap pertumbuhan perusahaan. 

Baca Juga: Rupiah Spot Menguat 0,15% ke Rp 16.313 Per Dolar AS pada Jumat (21/2)

"Jadi kalau rupiah melemah kira-kira sekitar 5%, pertumbuhan pendapatan atau laba-laba koperasi Indonesia diproyeksikan rata-rata akan turun sekitar 2,5%," jelas Henry. 

Rupiah di pasar spot ditutup menguat 0,15% Rp 16.313 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Jumat (21/2). Namun sepanjang tahun berjalan ini, rupiah masih melemah sekitar 0,70%. 

Henry bilang ini menunjukkan bahwa Indonesia menjadi negara yang dirugikan ketika mata uangnya melemah. Ini berbanding terbalik dari Jepang, ketika Yen melemah ekspornya justru membaik. 

"Untuk Indonesia, narasi pelemahan rupiah dampaknya negatif terhadap pendapatan emiten dan ini tidak baik terhadap pasar modal secara keseluruhan," ucap dia. 

Selanjutnya: Efisiensi Anggaran Diprotes, Wamentan: Untuk Bangun Sekolah & Genjot Sektor Pertanian

Menarik Dibaca: Hujan Guyur Semua Wilayah, Cek Ramalan Cuaca Besok (22/2) di Jawa Barat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×