kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.973.000   129.000   4,54%
  • USD/IDR 16.807   4,00   0,02%
  • IDX 8.147   24,12   0,30%
  • KOMPAS100 1.146   9,03   0,79%
  • LQ45 833   9,07   1,10%
  • ISSI 287   -1,72   -0,60%
  • IDX30 433   3,38   0,79%
  • IDXHIDIV20 520   5,37   1,04%
  • IDX80 128   1,27   1,00%
  • IDXV30 142   0,85   0,61%
  • IDXQ30 140   0,75   0,54%

Jokowi minta pembelian reksadana dipermudah


Senin, 10 Agustus 2015 / 11:27 WIB
Jokowi minta pembelian reksadana dipermudah


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) Berharap lebih banyak masyarakat yang berinvestasi di pasar modal. Meskipun saat ini jumlah masyarakat di pasar modal menurutnya memang sudah mengalami peningkatan.

Nah, supaya semakin banyak lagi masyarakat yang menempatkannya di bursa, Jokowi berharap pembelian reksadana dipermudah. Hal ini disampaikan Jokowi dihadapan pejabat Bursa Efek Indonesia (BEI), sejumlah emiten, serta pejabat otoritas lainnya.

Sebab, reksadana adalah langkah paling gampang bagi masyarakat untuk berinvestasi dalam bentuk efek. Kalau dipermudah, "Saya yakin nasabah biasa, perorangan akan meningkat beli saham di bursa," ujar Jokowi, Senin (10/8) di Jakarta.

Jokowi yakin, jika semakin banyak dana masyarakat terserap di lantai bursa akan menjadi potensi yang besar untuk mendorong pembangunan infrastruktur.

Dengan catatan, semakin banyak perusahaan pelat merah, alias badan usaha milik negara (BUMN) yang go public. Sebab, kedepan pemerintah ingin dana untuk pembangunan infrastruktur tidak hanya berasal dari perbankan, atau pinjaman asing melainkan dari aksi korporasi perusahaan BUMN sebagai penyelenggara proyek infrastruktur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×