kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

John Riady beberkan strategi Lippo Karawaci (LPKR) tangani dampak pelemahan rupiah


Senin, 06 April 2020 / 15:43 WIB
Chief Executive Officer (CEO)PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) John Riady kanan bersama pemimpin redaksi KONTAN Ardian Taufik Gesturi saat berkunjung ke KONTAN, Jakarta (28/9). KONTAN/Muradi/2019/03/28


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar Rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) masih bertengger dikisaran Rp 16.000. Berdasarkan data Bank Indonesia (BI) kurs Jisdor per Senin (6/4) Rp 16.556 per Dollar AS.

Apabila sebuah perusahaan menerima pemasukan dalam bentuk Rupiah, namun masih memiliki beban atau utang dalam bentuk Dollar AS maka kondisi ini bisa menekan perusahaan tersebut.

Seperti diketahui, pada awal tahun ini PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) telah dua kali menerbitkan obligasi berdenominasi Dollar AS.

Baca Juga: Bos Lippo mantap lakukan buyback, ini tiga alasan utamanya

Pada Januari 2020 LPKR menerbitkan obligasi senilai US$ 325 juta yang jatuh tempo pada 2025. Setelah itu, LPKR mengeluarkan tap issue dari obligasi tersebut sebesar US$ 95 juta.

Seluruh dana tersebut digunakan untuk membayar obligasi yang jatuh tempo pada 2022.

Meski begitu, CEO Lippo Karawaci John Riady menegaskan perusahaannya telah melakukan tindakan preventif sehingga dampak pelemahan Rupiah dapat tertangani dengan baik.

"Tentu dampaknya ada, tapi dapat tertangani dengan baik karena poin-poin berikut," jelas John melalui pesan singkat kepada Kontan, Senin (6/4).

LPKR saat ini telah memegang seluruh uang kasnya dalam denominasi Dollar AS dan Dollar Singapura dengan total mencapai sekitar Rp 3,5 triliun.

Baca Juga: John Riady jelaskan alasan Lippo Karawaci (LPKR) akan buyback senilai Rp 75 miliar




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×