kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Januari 2020, Jasa Armada Indonesia (IPCM) bukukan pendapatan Rp 58 miliar


Jumat, 14 Februari 2020 / 08:52 WIB
Januari 2020, Jasa Armada Indonesia (IPCM) bukukan pendapatan Rp 58 miliar
ILUSTRASI. Paparan publik PT Jasa Armada Indonesia Tbk 

Reporter: Nur Qolbi | Editor: Herlina Kartika

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) membukukan pendapatan Rp 58 miliar pada Januari 2020. Jumlah tersebut tumbuh 10% dibanding periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 52 miliar.

Kontribusi terbesar pendapatan IPCM Januari 2020 ini berasal dari bisnis jasa tunda, yakni mencapai Rp 52 miliar atau setara 90%. Diikuti oleh bisnis pengelolaan kapal sebesar Rp 4,7 miliar yang setara 4% dan jasa pandu sebesar Rp 1,3 miliar atau 2%.

Baca Juga: Jasa Armada (IPCM) proyeksikan raih laba bersih Rp 93 miliar di akhir tahun ini

Di samping mencatatkan kenaikan pendapatan, IPCM juga telah memperluas pasar pemanduan dan penundaan di wilayah Sumatra, Kalimantan, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.

“Untuk mendukung perluasan market yang ada, IPCM saat ini telah mengalokasikan capex untuk penambahan empat ASD Tug Horse Power masing masing tunda 4400 HP sebesar Rp 230 miliar yang akan selesai Juni 2020 ini," kata Direktur Armada dan Teknik PT Jasa Armada Indonesia Tbk Supardi dalam keterangan tertulis, Kamis (13/2). 

Kemudian, pada semester II-2020, IPCM akan kembali menambah armadanya dengan membeli empat ASD Tug Horse Power masing masing tunda 4400 HP.

Selanjutnya, untuk menjamin kesiapan operasi armada, IPCM bekerjasama dengan PT Rukindo (Persero) untuk pekerjaan perawatan, perbaikan, dan docking kapal-kapal. Supardi mengklaim, Rukindo telah berpengalaman dan juga punya area docking yang berada di lingkungan usaha IPCM.

Baca Juga: Jasa Armada Indonesia (IPCM) segera bagikan dividen interim sebesar Rp 15,8 miliar

"Hal ini memudahkan dan menghemat bahan bakar untuk mobilisasi kapal-kapal yang akan docking dan dapat menjamin keaslian suku cadang dan alat-alat lainnya untuk perawatan kapal Tunda, Pandu dan Kepil," ucap dia.

 




TERBARU

Close [X]
×