Reporter: Yuliana Hema | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID -
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) layak dicermati untuk perdagangan hari ini, Selasa 28 April 2026. Harga saham GOTO yang turun ke level gocapan berpotensi naik karena pengumuman kinerja perusahaan yang mencetak laba untuk pertama kali.
Kinerja GOTO diproyeksikan positif pada tiga bulan pertama pada 2026. Rencananya, emiten teknologi ini akan merilis kinerja kuartal I-2026 pada Selasa (28/4/2026).
Equity Research Analyst BRI Danareksa Sekuritas Kafi Ananta memproyeksikan, kinerja keuangan GOTO sampai dengan Maret 2026 akan tetap sejalan dengan target yang tetap ditetapkan manajemen.
“Memang ada risiko makroekonomi dan gejolak eksternal yang mempengaruhi harga energi global, tetapi dengan basis pelanggan menengah atas yang kuat yang tidak price sensitif,” jelasnya Senin (27/4/2026).
Baca Juga: Harga Saham Blue Chip Ini Naik Tinggi Karena Dividen Jumbo, Saatnya Beli / Jual?
Kafi menilai kedua unit bisnis GOTO yaitu On-Demand Services (ODS) Gojek dan Financial Technology (Fintech) memiliki resiliensi yang kuat sehingga keduanya berpotensi semakin profitabel baik secara kuartalan maupun tahunan.
“Strategi Gojek adalah segmentasi pelanggan yang tepat lewat balancing segment affluent dan mass market. Sementara, Fintech fokus pada mendorong pertumbuhan pengguna bertransaksi” kata dia.
Kafi optimistis GOTO telah memiliki pondasi yang solid untuk menavigasi 2026 yang dinilai akan tetap menantang. Target EBITDA Grup yang disesuaikan Rp 3,2 triliun - Rp 3,4 triliun untuk setahun penuh di 2026 masih tepat sasaran.
Konsensus analis Bloomberg memproyeksi, GOTO mampu meraih laba bersih positif. Sebanyak delapan analis memperkirakan GOTO berpotensi membukukan laba bersih di kisaran Rp 288 miliar hingga Rp 1,1 triliun untuk keseluruhan di 2026.
Pada kuartal IV-2025 GOTO meraup pendapatan bersih sebesar Rp 5 triliun atau naik 19% secara tahunan. Pada periode yang sama, EBITDA yang disesuaikan mencapai Rp 672 miliar meningkat 106% secara tahunan.
Dari sisi bottom line, GOTO melaporkan rugi bersih sebesar Rp 505 miliar di kuartal IV-2026. Angka tersebut membaik sekitar 45% secara tahunan alias Year on Year (YoY).
Harga saham GOTO pada perdagangan Senin 28 April 2026 ditutup di level 53 naik 1 poin atau 1,92%. Sejak awal tahun 2026, harga saham GOTO telah turun 16 poin atau 23,19%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












