kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.703.000   -30.000   -1,10%
  • USD/IDR 17.833   44,00   0,25%
  • IDX 6.128   -92,74   -1,49%
  • KOMPAS100 811   -14,16   -1,72%
  • LQ45 613   -12,20   -1,95%
  • ISSI 209   -2,90   -1,37%
  • IDX30 347   -7,77   -2,19%
  • IDXHIDIV20 425   -11,47   -2,63%
  • IDX80 92   -1,67   -1,78%
  • IDXV30 114   -1,57   -1,36%
  • IDXQ30 111   -3,23   -2,83%

Jagung bakal disubsidi, simak rekomendasi pada saham CPIN, JPFA, WMUU dan SIPD


Jumat, 17 September 2021 / 18:22 WIB
ILUSTRASI. Peternak mandiri beraktivitas di kandangnya di Depok, Jawa Barat, Kamis (10/6). Jagung bakal disubsidi, simak rekomendasi pada saham CPIN, JPFA, WMUU dan SIPD


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Noverius Laoli

Hanya saja, ia memperkirakan erosi margin paling mungkin terjadi di kuartal III-2021 dibandingkan dengan kuartal II-2021. Meskipun demikian, pihaknya percaya pasar telah memperhitungkan kondisi tersebut.

"Kami tetap mempertahankan panggilan Netral kami pada sektor perunggasan Indonesia," ujarnya.

Saat ini, pihaknya mempertahankan rekomendasi hold untuk CPIN dengan target harga Rp 6.300. Sedangkan peringkat Beli di JPFA dengan target harga Rp 2.500 dan MAIN dengan target harga Rp 990.

 

Sementara Ivan merekomendasikan buy on weakness untuk MAIN dengan target harga Rp 835 - Rp 855, speculative buy untuk CPIN dengan target harga Rp 6.900 - Rp 7.300, WMUU speculative buy dengan target harga Rp 180 - Rp 190, dan wait and see untuk SIPD.

Selanjutnya: PPKM Bakal Menekan Kinerja Emiten Poultry di Kuartal Tiga

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×