kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Iran dukung pembekuan produksi, minyak ke US$ 31


Kamis, 18 Februari 2016 / 08:29 WIB


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

HONG KONG. Harga minyak dunia pagi ini (18/2) menanjak ke atas level US$ 31 per barel. Mengutip data Bloomberg, pagi tadi, harga kontrak minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk pengantaran Maret naik sebesar US$ 1,06 menjadi US$ 31,72 per barel di New York Mercantile Exchange. Pada pukul 07.33 waktu Hong Kong, harga kontrak yang sama berada di level US$ 31,50 sebarel.

Kemarin (17/2), harga kontrak minyak naik US$ 1,62 menjadi US$ 30,66 per barel.

Kenaikan harga minyak terjadi setelah Iran menyatakan dukungannya atas proposal Arab Saudi dan Rusia untuk membekukan produksi. Meski demikian, Iran tidak menjelaskan lebih jauh apakah pihaknya akan memangkas produksi minyak mereka.

Hal itu diungkapkan oleh Menteri Perminyakan Iran Bijan Namdar Zanganeh setelah menggelar pertemuan dengan Qatar, Iraq, dan Venezuela kemarin.

Meski mengalami kenaikan, namun harga minyak dunia masih tertekan 15% di sepanjang tahun ini. Beberapa penyebabnya adalah OPEC mengabaikan target produksi pada pertemuan awal Desember dan cadangan minyak AS melonjak ke posisi tertingginya sejak 1930 silam.

Sementara itu, harga kontrak minyak Brent untuk pengantaran April naik US$ 2,32 atau 7,2% menjadi US$ 34,50 per barel di ICE Futures Europe exchange pada Rabu kemarin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×