kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.324.000 1,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

IPO Wijaya Cahaya Timber (FWCT) Oversubscribed 344,09 Kali


Rabu, 01 Februari 2023 / 11:15 WIB
IPO Wijaya Cahaya Timber (FWCT) Oversubscribed 344,09 Kali
Pencatatan perdana saham PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (FWCT) di BEI, Jakarta (1/2/2023).


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (FWCT) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (2/1). FWCT mengawali debutnya dengan kenaikan harga 24,75% ke Rp 159 per saham. 

Adapun FWCT menawarkan sebanyak-banyak 375 juta saham dengan nilai Rp 100. Angka ini setara dengan 20% dari total modal ditempatkan dan disetor setelah IPO. 

Direktur Utama WIjaya Cahaya Timber, Budi Tjahjadi menyampaikan dalam masa penawaran, perseroan mencatatkan kelebihan permintaan alias oversubscribed sebanyak 344,09 kali. 

"Total investor yang masuk investasi 27.000 lebih dan dari sistem e-IPO mengalami oversubscribed 344,09 kali," jelas dia dalam acara Pencatatan Perdana Saham di Gedung BEI, Rabu (1/2). 

Baca Juga: Listing Hari Ini (2/1), Wijaya Cahaya Timber (FWCT) Meraup Dana IPO Rp 44,25 Miliar

Dalam hajatan ini, Wijaya Cahaya Timber berhasil meraup dana bersih sebanyak Rp 44,25 miliar. Dana tersebut rencananya akan dipakai perseroan untuk belanja modal. 

Sekitar 79% dana dari IPO sebagai belanja modal untuk pembelian mesin-mesin produksi utama, seperti rotary barker, spindle-less, continuous dryer, press dryer, glue spreader, cold press, hot press, panel saw, sander calibrating dan sander finishing.

Kemudian sekitar 16% digunakan untuk belanja modal berupa pembelian mesin-mesin produksi pendukung seperti boiler, forklift dan knife grinder. Sisanya akan digunakan untuk modal kerja guna mendukung operasional. 

Budi bilang langkah IPO ini merupakan strategi perseroan untuk meningkatkan ekspansi usaha, kapasitas pendanaan, tata kelola dan prinsip keterbukaan yang lebih baik. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×