kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

INVS bagikan saham bonus Rp 743,48 miliar


Selasa, 04 Juni 2013 / 18:40 WIB
ILUSTRASI. Beribadah adalah salah satu contoh hak sebagai warga negara. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Kabar gembira bagi para pemegang saham PT Inovisi Infracom Tbk (INVS). Pasalnya, manajemen bakal membagikan saham bonus dari kapitalisasi agio saham sebesar Rp 743,48 miliar.

Mengacu pada agenda Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) INVS, Selasa (4/6), saham bonus itu bakal dibagikan dengan rasio setinggi-tingginya 9:26 atau serendah - rendahnya 9:22. Artinya, setiap pemegang saham yang memiliki 9 saham lama akan memperoleh 26 saham bonus atau pemegang saham yang memiliki 9 saham lama akan memperoleh 22 saham bonus.

Namun, rasio saham bonus ini baru bisa ditentukan jika daftar pemegang saham (DPS) atau recording date pemegang saham yang berhak atas saham bonus tersebut sudah diketahui.

Pembagian saham bonus ini tentunya bakal mempengaruhi struktur permodalan INVS. Setelah pembagian saham bonus, modal disetor INVS bakal meningkat dari sebelumnya Rp 256,89 miliar menjadi sekitar Rp 1,01 triliun.

Selain itu, pembagian saham bonus juga akan menyebabkan terjadinya penyesuaian terhadap jumlah waran seri I serta harga konversi waran seri I. Tapi, penyesuaian terhadap jumlah dan harga konversi waran masih menunggu kepastian mengenai rasio saham bonus sampai dengan tanggal daftar pemegang saham (DPS) atau recording date yang berhak atas saham bonus itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×