kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.690.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.788   -122,00   -0,68%
  • IDX 6.397   -12,96   -0,20%
  • KOMPAS100 841   -3,73   -0,44%
  • LQ45 638   -2,63   -0,41%
  • ISSI 222   -0,14   -0,06%
  • IDX30 357   -1,95   -0,54%
  • IDXHIDIV20 435   -3,05   -0,70%
  • IDX80 96   -0,49   -0,51%
  • IDXV30 120   -0,60   -0,50%
  • IDXQ30 113   -0,88   -0,77%

Investor Pasar Modal RI Tembus 30 Juta, Sudah Lampaui Target 2027


Senin, 10 Agustus 2026 / 11:45 WIB
Investor Pasar Modal RI Tembus 30 Juta, Sudah Lampaui Target 2027
ILUSTRASI. Jumlah investor telah mencapai sekitar 30,7 juta SID.


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Jumlah investor pasar modal Indonesia terus bertambah di tengah dinamika pasar saham yang masih bergejolak. Hingga Agustus 2026, jumlah investor telah menembus 30 juta Single Investor Identification (SID).

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi menyebut jumlah investor telah mencapai sekitar 30,7 juta SID. Capaian tersebut bahkan melampaui target roadmap pasar modal 2023–2027.

“Jumlah investor ada di posisi 30,7 juta SID, ini menambahkan pencapaian sudah 151 persen bahkan dari target yang dicanangkan di roadmap yang seharusnya kita targetkan dan dicapai di 2027,” ucapnya dalam konferensi pers, Senin (10/8/2026). 

Baca Juga: Data Ekonomi AS Jadi Katalis, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Pekan Ini

Dengan capaian tersebut, basis investor pasar modal telah mencapai 151% dari target yang ditetapkan dalam roadmap pengembangan dan penguatan pasar modal periode 2023–2027. Pertumbuhan investor menjadi salah satu indikator perkembangan pasar modal.

Hasan mengatakan perkembangan basis investor tersebut menjadi bagian dari progres positif pencapaian target pengembangan pasar modal. Selain jumlah investor, sejumlah indikator lain juga menunjukkan capaian yang semakin mendekati target roadmap.

Dari sisi dana kelolaan, nilainya telah mencapai Rp 1.026,05 triliun dan disebut telah melampaui target. Sementara itu, jumlah perusahaan tercatat telah mencapai 87% dari target yang ditetapkan dalam roadmap pasar modal.

Adapun rata-rata nilai transaksi harian pasar modal telah berada di atas Rp22 triliun. Angka tersebut setara dengan sekitar 89% dari target rata-rata transaksi harian yang ditetapkan sebesar Rp25 triliun pada roadmap 2023–2027.

Di sisi lain, capaian jumlah investor tersebut terjadi ketika pasar saham masih menghadapi tekanan. Hasan menyebut kapitalisasi pasar per 7 Agustus 2026 masih berada sekitar 75% dari target yang ditetapkan.

Meski demikian, kata Hasan, OJK tetap mendorong pendalaman pasar modal melalui berbagai produk dan kebijakan. Salah satunya peluncuran ETF emas pada pembukaan perdagangan Bursa 10 Agustus 2026. 

Baca Juga: BEI Resmi Luncurkan Lima ETF Emas, Simak Daftarnya

“ETF emas ini kami harapkan menjadi tonggak baru dalam upaya kembali memperluas akses dan alternatif investasi masyarakat sekaligus dapat memperkuat stabilitas pasar modal nasional,” ucapnya. 

Hasan menambahkan, pertumbuhan jumlah investor juga perlu diikuti penguatan integritas dan kepercayaan terhadap pasar modal. Dus, OJK akan mendorong agenda reformasi untuk memperkuat fondasi pasar dalam jangka panjang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×