kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.324.000 1,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Investor Memburu SBN Tenor Menengah Panjang Didorong Penurunan Yield


Selasa, 27 Februari 2024 / 19:39 WIB
Investor Memburu SBN Tenor Menengah Panjang Didorong Penurunan Yield
ILUSTRASI. Ekspektasi membaiknya penerbitan surat berharga negara (SBN) tahun ini mendorong minat investor, khususnya di tenor menengah-panjang.


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ekspektasi membaiknya penerbitan surat berharga negara (SBN) tahun ini mendorong minat investor, khususnya di tenor menengah-panjang. Terlihat dari naiknya penawaran masuk pada lelang surat utang negara (SUN), Selasa (27/2).

Berdasarkan data Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), penawaran masuk dalam lelang hari ini naik menjadi Rp 61,04 triliun dari Rp 52,63 triliun pada lelang dua pekan lalu. Permintaan investor dominan berada di tenor 5 tahun-10 tahun, dengan jumlah incoming bids dan awarded bids masing-masing sebesar 50,34% dan 46,71%.

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, peningkatan pada tenor menengah-panjang didorong membaiknya ekspektasi penerbitan SBN di tahun ini. "Sejalan dengan APBN yang masih tercatat surplus," ujarnya kepada Kontan.co.id, Selasa (27/2).

Baca Juga: Solidnya Ekonomi Indonesia Dorong Permintaan dalam Lelang SUN pada Selasa (27/2)

Selain itu, tren penurunan yield obligasi jangka panjang dalam dua minggu terakhir juga diperkirakan mendorong appetite dari investor obligasi. Peningkatan appetite ini yang kemudian berpotensi mendorong penurunan yield dalam lelang kali ini.

Pada lelang hari ini, yield tertinggi yang dimenangkan 6,94%. Sementara dua pekan lalu yield tertinggi yang dimenangkan sebesar 6,99%.

"Jika kondisi tren yield menurun, appetite investor cukup positif di pasar sekunder sehingga mendukung investor untuk masuk di pasar primer melalui lelang," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×