kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Investor asing banyak yang melepas KRAS karena tak nyaman


Kamis, 11 November 2010 / 12:59 WIB
ILUSTRASI. Sosis Telur


Reporter: Abdul Wahid Fauzie, Ade Jun Firdaus | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Penentuan harga penawaran saham perdana alias initial public offering (IPO) PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) demi menampung investor asing ternyata gagal. Buktinya, pada listing perdana, banyak investor asing yang menjual saham KRAS.

Padahal, sebelumnya, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersama para penjamin emisi ingin investor asing masuk. Mereka menilai investor ini adalah investor berkualitas yang akan memegang saham dengan jangka panjang dan bisa berperan memberikan masukan untuk memajukan perusahaan.

Walau begitu, Menteri BUMN Mustafa Abubakar mengatakan penjualan saham yang dilakukan asing itu kemungkinan ada dua alasan. Pertama, keuntungan saham KRAS sudah cukup tinggi. Kedua, "Mungkin investor asing takut dengan persoalan yang terjadi saat rencana IPO," tegasnya.

Meski begitu, Mustafa menegaskan, pihaknya sudah mendapatkan laporan dari tim independen yang telah ditunjuk terkait proses IPO. Hasilnya, pembentukan harga IPO dan alokasi penjatahan saham sangat wajar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×