Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup pekan ini di zona merah dan indeks tercatat turun lima hari perdagangan berturut-turut.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG kembali ambruk 3,37% atau terpangkas 249,11 poin ke level 7.129,49 pada penutupan perdagangan Jumat (24/4/2026).
Dengan demikian, akumulasi pelemahan IHSG selama sepekan terakhir tembus 6,61%.
Baca Juga: IHSG Ambruk 2,16% ke 7.378, Cermati Saham yang Banyak Dilego Asing, Kamis (23/4)
Kemarin, IHSG bergerak di zona merah dengan level terendah 7.115 dan level tertinggi 7.383. Total volume perdagangan saham di BEI pada Jumat tembus 47,12 miliar dengan nilai transaksi Rp 24,33 triliun.
Sebanyak 670 saham melemah jadi pemberat indeks, dan 83 saham menguat serta 62 saham tidak berubah.
Investor asin mencatatkan net sell jumbo Rp 2,0 triliun pada Jumat di seluruh pasar. Sementara itu, akumulasi net sell asing sepekan terakhir sebesar Rp 1,88 triliun.
Kendati demikian, investor asing ramai mengakumulasi saham-saham ini di tengah penurunan IHSG sepanjang pekan lalu.
Baca Juga: Intip Saham-Saham yang Banyak Dipungut Asing Saat IHSG Anjlok Kemarin
Berikut 10 saham net buy terbesar asing sepekan terakhir:
1. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 346,93 miliar
2. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) Rp 265,16 miliar
3. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Rp 241,06 miliar
4. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 222,78 miliar
5. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) Rp 221,9 miliar
6. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 172,63 miliar
7. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp 164,29 miliar
8. PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 159,68 miliar
9. PT Indika Energy Tbk (INDY) Rp 108,53 miliar
10. PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) Rp 87,06 miliar
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












