kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Integra Indocabinet Tbk (WOOD) diuntungkan pelemahan rupiah


Senin, 03 September 2018 / 15:45 WIB
Integra Indocabinet Tbk (WOOD) diuntungkan pelemahan rupiah
ILUSTRASI. INTEGRA INDOCABINET


Reporter: Jane Aprilyani | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) justru menguntungkan beberapa emiten yang melakukan ekspor. Salah satunya PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD). Seiring kenaikan dollar, emiten ini mendulang cuan ke kantong pendapatannya.

“Menguntungkan tentu, karena revenue WOOD sebagai perusahaan orientasi ekspor dalam dollar AS. Sekitar 70% pendapatan dalam dollar AS,” ungkap Direktur Keuangan WOOD, Wang Sutrisno kepada KONTAN, Senin (3/9).

Sekedar informasi, porsi ekspor emiten ini cukup besar. Wang menjelaskan hingga Juni 2018, WOOD telah ekspor produk hampir 75% dari total pendapatan yang dihasilkan. Sekitar 48% diekspor ke AS, 17% ke Eropa, dan 10% ke Asia non Indonesia.

Karena semua produk WOOD diekspor, Wang menyebut patokan kurs yang ditetapkan tahun ini di level Rp 14.000. “Sehingga selisih kurs lebih tinggi dari patokan itu menjadi laba selisih kurs,” pungkasnya.

Wang memperkirakan dampak kenaikan kurs secara total juga memperhatikan hutang dalam valuta asing yang dimiliki WOOD. Valuta Asing yang tercatat akhir tahun lalu pada level US$ 1 sama dengan Rp 13.548. Sementara WOOD memiliki utang dalam dollar AS sebesar US$ 7,5 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×