kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.703.000   -30.000   -1,10%
  • USD/IDR 17.844   -25,00   -0,14%
  • IDX 6.172   -48,40   -0,78%
  • KOMPAS100 818   -6,94   -0,84%
  • LQ45 617   -8,31   -1,33%
  • ISSI 211   -1,14   -0,54%
  • IDX30 349   -5,96   -1,68%
  • IDXHIDIV20 427   -9,63   -2,21%
  • IDX80 93   -0,82   -0,87%
  • IDXV30 114   -1,07   -0,93%
  • IDXQ30 111   -2,80   -2,45%

Inovisi Tawarkan Saham Baru dengan Harga Diskon 90,2%


Rabu, 14 April 2010 / 07:29 WIB


Sumber: KONTAN | Editor: Edy Can

JAKARTA. PT Inovisi Infracom Tbk (INVS) berencana menerbitkan saham baru alias rights issue. Menariknya, emiten yang bergerak pada bidang industri jasa sistem infrastruktur teknologi informasi ini menawarkan saham baru seharga Rp 125 per saham. Ini sangat jauh di bawah harga pasar saat ini.

Pada perdagangan saham kemarin (13/4), harga saham INVS berakhir di level Rp 1.270 per saham. Artinya, harga rights issue INVS lebih rendah 90,16% dari harga sahamnya di lantai bursa. "Harga rights issue memang lebih rendah, sebab kami ingin seluruh pemegang saham mengambil haknya," kata Benita Sofia, Sekretaris Perusahaan INVS, kepada KONTAN, kemarin (12/4).

Dia bercerita, INVS akan menerbitkan saham baru sebanyak 782 juta saham atau 85% dari total saham yang dicatatkan. Rasionya 100 berbanding 85. Jadi, setiap pemegang 100 saham lama berhak membeli 85 saham baru.

Agar pemegang saham lama semakin tertarik untuk mengeksekusi haknya, rights issue INVS bakal disertai dengan penerbitan waran. Rasionya 5:2. Sayang, Benita tidak mengungkapkan harga konversi waran itu menjadi kepemilikan saham INVS.

Yang jelas, demi memuluskan hajatan tersebut, INVS telah menunjuk PT Green Pine sebagai pembeli siaga (standby buyer) jika pemegang saham lama tak mengeksekusi haknya. Green Pine adalah pemegang saham mayoritas INVS sebanyak 65,22%.

Pemegang saham lain adalah Acclaim Investments Limited 14,13%, Chevelle Investment Limited 7,96%, Ascender International Limited 5,57%, dan masyarakat 7,13%.

Sedangkan dana hasil rights issue sekitar Rp 97,75 miliar itu akan digunakan untuk mengakuisisi 100% saham Code Wireless Pte Ltd. Perusahaan berdomisili di Singapura ini bergerak di bidang teknologi informasi skala kecil dan menengah. Aksi korporasi ini merupakan bagian rencana INVS berekspansi ke beberapa negara tetangga, seperti Malaysia, Thailand, dan Vietnam.

INVS juga berharap, aksi akuisisi itu bisa mendongkrak pendapatan dan laba bersihnya dua kali lipat pada tahun ini. Jika tahun lalu pendapatannya Rp 88,7 miliar, berarti tahun ini diprediksi mencapai Rp 177,4 miliar. Dus, laba bersih INVS 2010 juga akan menjadi Rp 56,2 miliar, lantaran laba bersihnya tahun lalu sebesar Rp 28,1 miliar.

Di sisi lain, INVS mendapatkan kontrak baru awal Januari lalu. Mereka menandatangani perjanjian penyediaan jasa dengan PT Media Advertising Raya Semesta Rp 30 miliar per tahun. INVS menyediakan produk dan jasa infrastruktur telekomunikasi bergerak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×