kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.027   27,00   0,16%
  • IDX 7.095   -89,91   -1,25%
  • KOMPAS100 981   -12,12   -1,22%
  • LQ45 720   -7,16   -0,99%
  • ISSI 254   -3,24   -1,26%
  • IDX30 390   -3,04   -0,77%
  • IDXHIDIV20 485   -2,52   -0,52%
  • IDX80 111   -1,22   -1,09%
  • IDXV30 134   -0,39   -0,29%
  • IDXQ30 127   -0,90   -0,70%

Ini tujuan Group Bakrie menjual aset


Rabu, 02 Oktober 2013 / 13:13 WIB
ILUSTRASI. Promo Nacific Annyeong Gajian Diskon s/d 60%


Reporter: Amailia Putri Hasniawati |

JAKARTA. Penjualan PT Bakrie Pipe Industries (BPI) oleh PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) dilakukan dalam rangka penyelesaian utang kepada Credit Suisse. Selain itu, perusahaan milik keluarga Bakrie ini juga memerlukan dana segar untuk membiayai sejumlah proyek infrastruktur.

Hal itu dikemukakan Eddy Soeparno, Direktur Keuangan BNBR kepada KONTAN, Rabu (2/10).

"Prioritas untuk membayar utang ke Credit Suisse dan mendanai proyek Tanjung Jati A dan Kepodang," kata dia.

Berdasarkan laporan keuangan BNBR per Juni 2013, perseroan memiliki utang jangka pendek dengan Credit Suisse senilai Rp 1,92 triliun. Jadi, pada tanggal 12 Januari 2012, BNBR bersama dengan Long Haul Holding Ltd., menandatangani perjanjian kredit dengan Credit Suisse AG, Cabang Singapura (Credit Suisse), sebagai Structuring Agent.

Pinjaman ini digunakan untuk  menyelesaikan pinjaman kepada Credit Suisse sebelumnya. Jumlah fasilitas yang diterima mencapai US$ 193,97 juta. Masa jatuh tempo utang ini telah lewat, yakni satu tahun setelah tanggal penarikan pinjaman. Tingkat suku bunga pinjaman yang dibebankan sebesar LIBOR + 2% per tahun. Pinjaman ini dijaminkan dengan saham  BUMI Plc yang dimiliki oleh Group Bakrie.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×