kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Ini penyebab melemahnya kinerja keuangan Bumi Resources (BUMI)


Senin, 30 Maret 2020 / 21:48 WIB
ILUSTRASI. Perusahaan pertambangan batubara PT Bumi Resources Tbk (BUMI) milik grup Bakrie. Foto: Dok BUMI (dari Annual Report)


Reporter: | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Kinerja keuangan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) kurang memuaskan. Sepanjang 2019, pendapatan kotor BUMI bahkan turun 5% secara tahunan menjadi US$ 4,65 miliar.

"Penurunan tersebut akibat turunnya harga komoditas batubara secara tahunan," ujar Direktur BUMI Dileep Srivastava, Senin (30/3).

Secara volume, BUMI sejatinya berhasil menjual 87,7 juta ton. Angka ini naik 9% dibanding 2018, sebesar 80,6 juta ton.

Baca Juga: BPH Migas kaji pemanfaatan bersama fasilitas BBM milik badan usaha

Kaltim Prima Coal (KPC) masih menjadi kontributor terbesar dengan menjual 61,8 juta ton batubara. Namun, rata-rata harga jual batubara sepanjang 2019 turun 13% menjadi US$ 51,7 per ton.

Di tengah penurunan kinerja keuangan tersebut, beban pokok secara keseluruhan justru naik 5% secara tahunan menjadi US$ 4 miliar.

Menurut Dileep, kenaikan ini ada kaitanya dengan harga minyak dunia yang sempat merangkak naik. Kenaikan tersebut membuat biaya untuk operasional tambang meningkat.

Baca Juga: Dibayangi Risiko Utang, Emiten Batubara Masih Andalkan Pasar Obligasi




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×