kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.120.000   -48.000   -1,52%
  • USD/IDR 16.802   26,00   0,15%
  • IDX 8.283   50,89   0,62%
  • KOMPAS100 1.156   16,28   1,43%
  • LQ45 828   15,28   1,88%
  • ISSI 296   0,02   0,01%
  • IDX30 430   8,91   2,11%
  • IDXHIDIV20 511   10,73   2,14%
  • IDX80 128   1,89   1,50%
  • IDXV30 138   1,90   1,39%
  • IDXQ30 139   3,55   2,62%

Ini penyebab Bareksa suspensi dua reksadana Narada Aset Manajemen


Jumat, 15 November 2019 / 07:57 WIB
Ini penyebab Bareksa suspensi dua reksadana Narada Aset Manajemen
ILUSTRASI. Bareksa stop pembelian reksadana Narada Aset Manajemen. KONTAN/BAihaki/11/04/2017


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Yudho Winarto

Menurut fund fact sheet September 2019, portofolio Narada Campuran I memiliki saham Bank Mandiri Tbk, Ciputra Development Tbk, H.M. Sampoerna Tbk, Perusahaan Gas Negara Tbk, Terregra Asia Energy Tbk, dan Indosat Tbk.

Sementara dalam portofolio Narada Saham Indonesia, top five yang dimiliki adalah Adaro Energy Tbk, Bank BRIsyariah Tbk, Terregra Asia Energy Tbk, Telekomunikasi Indonesia Tbk, Waskita Karya Tbk.

Berdasarkan data KSEI, per Rabu (12/11), kepemilikan saham melalui reksadana Narada Saham Indonesia yang lebih dari 5% ada di empat perusahaan.

Pertama, PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk (BOSS) dengan kepemilikan 89,17 juta setara 6,37%. Kedua, PT Dafam Property Indonesia Tbk (DFAM), Reksadana Narada Saham Indonesia memiliki 134,87 juta setara 7,10%.

Ketiga, PT Forza Land Indonesia Tbk (FORZ) yang dimiliki sekitar 8,21% atau setara 152,80 juta saham. Dan terakhir, PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) dengan 29,61 juta saham atau 5,92%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×