kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Ini penjelasan MNC soal kasasi Mbak Tutut


Jumat, 11 Oktober 2013 / 17:23 WIB
ILUSTRASI. Bubuk kunyit bisa mengatasi bisul.


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan kasasi Siti Hardiyanti Rukmana atau Mbak Tutut terkait kepemilikan Televisi Pendidikan Indonesia (TPI; sekarang MNC TV), dengan termohon PT Berkah Karya Bersama dkk.

Hal tersebut merupakan putusan dari perkara nomor 862K/Pdt/2013 yang masuk pada 26 Maret 2013 dari PN Jakarta Pusat. Group MNC yang sekarang menguasai MNC TV menilai, bahwa kasus kasasi itu tidak terkait langsung dengan MNCN.

David Audy, Direktur PT Global Mediacom Tbk (BMTR), induk usaha dari PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) menjelaskan, PT Berkah Karya Bersama tidak ada hubungannya dengan Group MNC alasannya karena transaksi pembelian 75% saham MNC TV saat itu sudah selesai.

"PT Berkah jual MNC TV (TPI) tahun 2006. Jadi MNC sudah membeli dan sudah bayar, kami investor dilindungi hukum," jelas David, Jumat (11/10). Dia juga menjelaskan, bahwa pihaknya belum menerima salinan keputusan kasasi dari Mahkamah Agung.

David juga menyatakan, bahwa PT Berkah Karya Bersama bukan bagian dari Group MNC. "PT Berkah bukan punya kami," jawabnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×