kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.670   84,00   0,48%
  • IDX 6.558   -165,64   -2,46%
  • KOMPAS100 866   -27,06   -3,03%
  • LQ45 642   -15,91   -2,42%
  • ISSI 237   -6,14   -2,53%
  • IDX30 364   -7,40   -1,99%
  • IDXHIDIV20 448   -7,46   -1,64%
  • IDX80 99   -2,66   -2,61%
  • IDXV30 128   -1,50   -1,16%
  • IDXQ30 117   -2,30   -1,93%

Ini empat SUN acuan tahun 2016


Senin, 04 Januari 2016 / 20:03 WIB


Reporter: Maggie Quesada Sukiwan | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pergantian tahun juga diiringi dengan perubahan Surat Utang Negara (SUN) seri acuan alias benchmark.

Situs Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan mencatat, ada empat seri SUN benchmark untuk tahun 2016.

Pertama, seri FR0053 dengan kupon 8,25% yang jatuh tempo pada 15 Juli 2021. Kedua, seri FR0056 dengan kupon 8,375% yang kadaluarsa pada 15 September 2026.

Ketiga, seri FR0073 dengan kupon 8,75% yang tenggat waktunya 15 Mei 2031. Keempat, seri FR0072 dengan kupon 8,25% yang jatuh tempo pada 15 Mei 2036.

Hal ini tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko nomor KEP-1/PR/2016 tentang Surat Utang Negara Seri Benchmark Tahun 2016.

“Ditetapkan setelah mempertimbangkan hasil analisis terhadap likuiditas, jumlah outstanding, kupon masing-masing seri dan masukan pelaku pasar,” ujar Direktur DJPPR Robert Pakpahan.

Keputusan tersebut mulai berlaku sejak 4 Januari 2016.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×