kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Ini dia prediksi IHSG hari ini


Jumat, 06 Juni 2014 / 08:48 WIB
Ini dia prediksi IHSG hari ini
ILUSTRASI. Anak SD Keracunan Ciki Ngebul, Ini Bahaya Ciki Ngebul yang Wajib Diwaspadai Orangtua.


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belakangan cenderung bergerak bervariasi. Setelah bergerak di zona merah, indeks kemarin ditutup dengan penguatan tipis.

Untuk hari ini, setidaknya ada level penting yang perlu dicapai jika menginginkan IHSG kembali ke level 5.000. "Pecah 4.980, IHSG lepas landas diatas 5.000," tambah Senior Research HD Capital Yuganur Wijanarko, (6/6).

Selama ini, aksi jual minor cenderung disebabkan oleh pelemahan rupiah dan defisit perdagangan. Hal ini membuat pergerakan harga IHSG sebenarnya telah terdiskon dibanding level-level sebelumnya.

Namun, pelaku pasar cenderung menunggu IHSG break diatas batas atas trading range minor di 4.980 untuk bergerak kembali diatas 5.000. Untuk hari ini, bentang support diperkirakan ada di 4.861-4.784 dan resistance 5.020-5.070. Simak saham PGAS, SMGR, MAPI, dan INDY.

Sementara analis Panin Sekuritas Purwoko Sartono memprediksi, indeks hari ini masih akan bergerak mix. Indeks tetap akan bergerak bervariasi namun dengan kecenderungan menguat.

Sebab, sentimen makro dalam negerinbisa menjadi sedikit penghambat laju IHSG. Tapi, sentimen luar negeri, salah satunya kondisi makro AS yang mengalami sedikt perbaikan bisa menjadi vitamin pergerakan indeks.

Menurutnya, IHSG hari ini aian bergerak pada kisaran support-resistance 4.910-4.949. "Karena mulai ada sentimen negatif dari rupiah, investor dapat fokus pada emiten dengan oendapatan dollar," pungkas Purwoko.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×