kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.966   53,00   0,30%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Ini alasan saham BBRI turun setelah stock split


Selasa, 14 November 2017 / 19:03 WIB


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perdagangan saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) resmi menggunakan harga saham stock split sejak akhir pekan lalu. Namun, harga sahamnya justru berada dalam tren penurunan. Hari ini saja, saham bank pelat merah ini turun sekitar 2,76% ke level Rp 3.170 per saham.

Analis First Asia Capital David Sutyanto bilang, anomali ini terjadi lantaran sedari awal investor sudah paham BBRI itu barang bagus, banyak yang mengincar. Setelah kabar stock split muncul, sejumlah investor tahu saham BBRI akan semakin diburu.

Sehingga, mereka mengakumulasi BBRI sebelum stock split dilakukan. Ini alasan harga saham BBRI terus naik sebelum stock split.

"Pada saat yang bersamaan, tidak ada sentimen positif lain, sehingga mereka yang sebelumnya mengakumulasi BBRI melakukan profit taking setelah stock split," jelas David, Selasa (14/11).

Meski demikian, hal ini bukan berarti mengurangi prospek BBRI. Fundamental perusahaan masih solid ke depan. Penurunan harga itu lebih karena mekanisme pasar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×